Untuk Pemutakhiran Data, Disdik Kota Bogor Gelar Bimtek Dapodikdas Jenjang SD dan SMP

KOTA BOGOR - Dalam rangka pemuktahiran data semester 2 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menggelar bimbingan teknis (Bimtek) data pokok pendidikan dasar (Dapodikdas) jenjang SD dan SMP yang wajib diikuti oleh para tenaga administrasi sekolah atau lebih dikenal dengan istilah operator sekolah (OP) negeri maupun swasta se-Kota Bogor.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 382 OP yang dilaksanakan mulai tanggal 14 - 16 Maret 2019 di Ballroom Padjajaran Suite resort & Convention center Hotel Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Hadir Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor H.Fahrudin membuka acara sekaligus memberikan arahan didampingi Kasubag Renlap Jajang Koswara dan Ketua MKKS Kota Bogor.

Dalam arahannya, Kadisdik menyampaikan pentingnya Dapodik dalam peningkatan kualitas mutu pendidikan. "Maka dirasa sangat perlu para operator mengupgrade kemampuan dalam meningkatkan kualitas data karena ini erat kaitannya dengan Pencairan dana BOS, Sertifikasi guru, dan pemetaan sarana prasarana sekolah jadi tidak bisa dipandang sebelah mata," tutur Kadisdik, Kamis (14/03/19).

Kadisdik juga berpesan, untuk wujudkan pendidikan yang bersih, sehat dan peduli lingkungan atau dikenal sekolah kinclong melalui program-program dinas seperti (Siberseka) Sekolahku Indah Bersih Sehat Karena Aku, (Masakan Mamah) Makan Sama-sama Bawa Dari Rumah, (Pointer) Pojok Inovasi Anak-anak Pinter, (Basmalah) Bantu Semua Masyarakat Untuk Bersekolah, (Annaba) Agenda Nyata Bina Akhlaq, (Japati) Jaringan Aplikasi Anti Putus Sekolah yang dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari, serta jadikan pendidikan akhlaq mulia sebagai landasan dalam pendidikan untuk hasilkan generasi cerdas sehat berkarakter.

Jajang Koswara, selaku Kasubag Renlap yang juga ketua panitia pelaksanaan bimtek ini menyampaikan, bimtek tersebut wajib diikuti semua operator. Karena pada saat ini kita memasuki pemuktahiran data semester 2 tahun ajaran 2018/2019.

"Maka semua proses periodikal yang dilaksanakan tersebut juga harus diikuti dengan pemutakhiran data pada sistem pendataan Dapodikdas ini sebagaimana slogannya 'Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa Satu Data", ucapnya (Humdisdik)

Posting Komentar

0 Komentar