Ads Atas

header ads

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Lucurkan Aplikasi E-PBB

Gambar : Halaman muka aplikasi ini memuat tiga layanana pilihan, yakni registrasi elektronik e-SPPT, lihat PBB, dan lihat pelayanan PBB. User hanya perlu mengklik layanan yang diinginkan.
BOGOR - Trend teknologi di era globalisasi mengarah pada penggunaan aplikasi mobile yang dapat diakses dengan mudah menggunakan perangkat smartphone termasuk dalam hal pencarian informasi mengenai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). 

Melihat trend tersebut, serta sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak dalam memperoleh informasi terkait pajak khususnya PBB P2, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor mengembangkan teknologi informasi berbasis aplikasi mobile. 

Gambar : Tampilan registrasi eSPPT. User perlu melengkapi data-data yang diperlukan untuk proses registrasi. Setelah data terisi seluruhnya dengan benar, maka data tersebut dapat di submit.
"Wajib pajak dapat mengunduh secara gratis menggunakan smartphone versi Android melalui aplikasi Google Play Store dengan keyword e-PBB Kabupaten Bogor," kata Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar, SE, MM, M.BA.

Lanjut, Dedi Ade Bactiar menjelaskan,  aplikasi tersebut memuat beberapa informasi yaitu, melihat alur pelayanan di PBB, mengetahui informasi nilai ketetapan pajak pada tahun berjalan dan tahun-tahun sebelumnya untuk masing-masing objek pajak dengan menginput Nilai Objek Pajak (NOP). Wajib pajak juga dapat mendaftarkan diri menjadi wajib pajak online melalui elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (e-SPPT). Keuntungan yang dapat dinikmati oleh wajib pajak apabila sudah terdaftar adalah dapat menerima SPPT secara elektronik melalui e-mail atau SMS.
Gambar : Tampilan menu cek tagihan PBB. User hanya perlu menginput Nomor Objek Pajak (NOP) untuk mengetahui besarnya tagihan pajak pada objek pajak tersebut. Pada tampilan ini ketetapan pajak yang sudah maupun belum terbayar akan dimunculkan pada layar smartphone.
"Alur pendaftaran e-SPPT dilakukan dengan cara pengisian data wajib pajak, seperti menginput NIK (Nomor Induk Kependudukan), NOP (Nomor Objek Pajak), Nomor telepon serta alamat e-mail yang aktif. Selain itu untuk keperluan verifikasi data, wajib pajak perlu mengunggah scan/foto KTP, SPPT, dan STTS. Setelah data seluruhnya terinput maka data-data tersebut akan diverifikasi oleh tim verifikator e-SPPT di Bappenda. Apabila data tersebut valid dan terverifikasi, maka Wajib Pajak berhak mendapatkan fitur layanan e-SPPT melalui e-mail dan SMS," tuturnya.
Gambar : Halaman untuk cek pelayanan. User hanya perlu memasukan nomor pelayanan yang ingin diketahui, kemudian klik menu search. Maka selanjutnya akan muncul riwayat proses pelayanan.

Ia berharap, aplikasi mobile ini dapat memudahkan Wajib Pajak dalam mengakses informasi PBB P2 secara real-time dengan menggunakan smartphone. "Selain itu, e-PBB juga diharapkan dapat membantu peningkatan realisasi pendapatan pajak daerah sehingga dapat mewujudkan visi Kabupaten Bogor, sebagai Kabupaten termaju, nyaman dan berkeadaban," punkasnya. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar