Breaking News

Alim Ulama Kota Bogor Deklarasi dan Do'a Bersama Untuk Capres - Cawapres Petahana

KOTA BOGOR – Para jemaah yang terdiri dari para alim ulama dan kyai pimpinan Pondok Pesantren, Majelis Ta'lim, Ketua DKM Masjid dan Mushola, Kyai Kampung, Ustad serta Ustadzah, antusias menghadiri doa bersama untuk Pilpres damai dan deklarasi dukungan alim ulama Kota Bogor kepada Capres dan Cawapres petahana, Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Bertempat di Hotel Braja Mustika, Kelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (01/3/19).

Pembacaan deklarasi dukungan para alim ulama kepada pasangan 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin dipimpin oleh KH Fuad Fitri Fachrurrozie, didampingi inisiator Gema Aswaja Kota Bogor Zaenul Mutaqin, para Kyai ulama diantaranya, KH Mustofa Abdullah Bin Nuh, KH Agus Fauzan, KH Sowi, KH Yasir, KH Taufik Khudori, KH Khudori Hamid, KH Zaenal Abidin, KH Badrin, KH Sofian Sidik, KH Nafis, KH Asep Zulfikar, KH Jejen, KH Asep Abdul Wadud, KH Ade Mulyana.

Wakil Ketua Umum TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Rosan P. Roeslani usai kegiatan deklarasi menjelaskan, kehadiran para alim ulama se-Kota Bogor mendeklarasikan mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin ini, memberikan energi dan spirit dalam langkah perjuangan di Pilpres 2019 ini. Kegiatan ini sangat luar biasa dan patut di apresiasi.

"Saya mendapatkan telepon dari pak Jokowi yang mengucapkan salam hormat dan permintaan maaf karena tidak bisa hadir disini, tetapi pikiran dan hati beliau ada bersama kita. Pilihan sebentar lagi, mari kita bersama-sama menyatukan hati dan menguatkan keyakinan kita untuk memenangkan pasangan 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin," ungkap Roslan.

Menurutnya, karena dengan aktifnya medsos saat ini banyak berita ataupun informasi hoax, yang memberitakan Jokowi anti Islam atau lainnya. Ia juga mengatakan, kehadiran para alim ulama Kota Bogor yang mencapai sekitar 1.300 orang ini, merupakan dukungan yang harus dikuatkan. 

"Semua yang sudah teguh pendiriannya untuk memenangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, semoga mengajak seluruh santri santri nya, sahabat, teman dan sudaranya.
Dengan banyaknya dukungan ini, semakin memberikan semangat bahwa Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Kota Bogor harus menang mutlak," ujarnya.

Karena, lanjut Rosan, Jokowi tinggal di Kota Bogor dan semuanya harus bekerja keras disisa waktu ini. "Kita juga pasti mengharapkan Indonesia akan semakin maju, maka pada 17 april nanti hanya 10 detik yang kita miliki untuk membuat Indonesia ini lebih baik," imbuhnya.

Dengan segala kerendahan hati, Ia mengajak untuk bersama-sama berdoa dan berikhtiar agar pasangan Capres dan Cawapres yang didukungnya dapat terpilih untuk periode 2019-2024. "Tentunya itu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dan dorongan dari kita semua, khususnya kyai dan alim ulama," tukasnya.

Pada kesempatan itu, Inisiator Gema Aswaja Kota Bogor, Zaenul Mutaqin menuturkan, Gema Aswaja ini adalah gerakan masyarakat Ahli sunnah wal jamaah yang di inisiasi oleh para kader Nahdlatul Ulama Muda mempunyai misi kami ingin mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoax, ujaran kebencian yang sifatnya ingin memecah belah umat Islam serta ingin menghancurkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

"Jadi ini adalah sebuah gerakan moral dan sosial yang mana kita ingin dalam kontestasi Pilpres ini berjalan dengan damai, aman dan tentu saja kondusif. Karena Pilpres 2019 ini, kami melihat tidak hanya sekadar Pilpres, tapi ada gerakan yang ingin merubah konstitusi negara ini dari Pancasila menjadi faham baru yang tidak sesuai dengan karaker pancasila," tuturnya.

Zaenul juga mengapresiasi kehadiran para alim ulama dan kyai dari 68 Kelurahan se-Kota Bogor. Semuanya hadir dan bersatu memanjatkan doa bersama untuk kondusifitas menjelang Pilpres. "Acara inipun dalam rangka berdoa kepada Allah SWT untuk menghindari gesekan gesekan antar agama, ras, suku dan lainnya sehingga Pilpres nanti bisa berjalan dengan lancar, aman, tentram, damai dan kondusif," katanya.

Tokoh masyarakat yang juga Ketua DPC PPP Kota Bogor ini menegaskan, pesta demokrasi ini harus berjalan aman dan lancar untuk memilih para pemimpin dari Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPD RI, anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Bogor.

"Kami meminta arahan dari semua ulama, kyai, ajengan untuk hal tersebut. Kami ingin mempunyai satu visi misi yang sama terhadap pemilu 2019. Dan ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat dibantu para alim ulama, kyai, pimpinan ponpes untuk melakukan sosialisasi kepada masing masing jemaah. Dengan deklarasi dukungan ini, mari kita kuatkan kebersamaan dan persatuan dalam memenangkan pasangan 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Kota Bogor," ungkap Zaenul

Menurut Zaenul, Pemilu 2019 saat ini cukup berbeda, terutama Pilpres. Dimana suhu politik cukup panas, banyak berbagai isu yang menyebar di masyarakat, hoax serta ujaran kebencian demi politik terlebih terkait Pilpres. Dia berharap, semua pihak memberikan edukasi kepada masyarakat secara door to door, baik di perkotaan maupun wilayah padat penduduk. 

"Sebab, saat ini tidak ada lagi yang bisa di lakukan selain menyampaikan pada masyarakat secara langsung, bahwa ini adalah proses demokrasi, bukan politik yang kemudian segala macam cara dihalalkan untuk memecah belah dua kekuatan menjadi ancaman pecah belahnya kesatuan Negara Republik Indonesia," ujarnya.

Zaenul menambahkan, Jokowi adalah pemimpin Rakyat dan bangsa Indonesia, yang cukup sabar untuk menghadapi berbagai hal negatif yang menyerangnya. Tidak hanya itu, Kyai Ma'ruf Amin pun seorang tokoh agama dan banyak ujaran ujaran kebencian yang menyudutkan ulama ulama. "Padahal, kita tidak diajarkan untuk melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat khususnya umat islam, mari kita sama sama hindari dan tangkal siapapun yang ingin memecah belah Umat Islam, khususnya di Kota Bogor," imbuhnya.

Zaenul juga memohon doa dan bimbingan kepada kasepuhan, kyai, ajengan yang sudah dianggapnya sebagai guru, sehingga bisa membimbing kejalan yang benar, bukan merusak atau memecah belah kerukunan umat beragama, bangsa dan negara khususnya merusak pesta demokrasi Pilpres. 

"Mari kita bersama sama berjuang untuk bangsa kita semua. Deklarasi adalah cara kita untuk berkomitmen dan menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin dalam memenangkan Pilpres 2019 ini," pungkasnya.(D2n)

Tidak ada komentar