Breaking News

Tb.Irvannul Hakim Ingin Gaungkan Seni Budaya Sunda Ke Kancah Internasional

KOTABOGOR - Puluhan siswi Sanggar Seni Studio Seni Indonesia (SSI) yang berdomisili di Jalan Raya Puncak KM 77 No 428 desa Leuwi Malang, Kabupaten Bogor, terlihat antusias mengikuti evaluasi kemampuan peserta didik Sanggar Seni SSI Angkatan ke 4 tahun 2018-2019, di Transmart Yasmin, Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Tanah Sereal, Kota Bogor, Minggu (24/2/19).

Hadir dalam kesempatan itu diantaranya Anggota DPD RI Dra.Hj. Eni Sumarni,M.Kes, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Tb Irvannul Hakim, Sekdis Disparbud Kabupaten Bogor Bambang, Kabid Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor Uci Sanusi, Ketua Sanggar SSI sekaligus Ketua Panitia Lilis Lidianti, M.Sn, Budayawan R.Wawan Dewantara serta puluhan orang tua murid yang mendampingi anak-anaknya.

Ketua Sanggar, Lilis mengungkapkan bahwa keberadaan sanggar seni yang di pimpinnya sudah berjalan selama dua tahun. Evaluasi kali ini merupakan valuasi peserta didik angkatan ke-4 sebagai ajang kenaikan tingkat.
"Evaluasi ini adalah ajang kenaikan tingkat untuk setiap siswi yang belajar menari di sanggar SSI, dan untuk mengasah terus kemampuan mereka, supaya mereka lebih berprestasi lagi serta lebih mencintai seni tari. Terutama budaya kesenian Jawa Barat," jelasnya kepada wartawan.

Dikatakannya, sanggar SSI ini telah banyak menorehkan prestasi di ajang perlombaan seni tari khususnya di tingkat Kota dan Kabupaten Bogor, dan di wilayah Jawa Barat pada umumnya," ungkap Lilis.

Sementara itu, TB Irvannul Hakim turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kebudayaan Sunda harus tetap jadi tuan rumah di daerahnya sendiri dan menjadi budaya Nasional sampai Internasional. 

"Terus galakkan dan gaungkan seni budaya ini sampai mereka bisa mengangkat budayanya sendiri," ujar Irvannul Hakim yang juga salah seorang Caleg DPD RI Provinsi Jawa Barat.

Ia menambahkam, seni tari budaya sunda ini sudah ada sejak zaman Presiden pertama, Ir. Soekarno dan terkenal sampai keluar negeri. Diharapkan, dengan memelihara kesenian tari ini bisa dijadikan icon untuk budaya sunda.
"Jika diberikan amanah nanti, saya sudah memiliki program untuk bersinergi dengan semua sanggar. Dan, kita audisi semua budayawan serta pencinta seni untuk kita berangkatkan ke Kancah Internasional," pungkasnya. 

Pada kesempatan yanh sama, Anggota DPD RI Komisi 1 wakil Jawa Barat Dra.Hj. Eni Sumarni, M.Kes juga menyampaikan, hal tersebut adalah menyangkut daya saing daerah, salah satunya yaitu seni budaya ini yang nantinya akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

"Dengan keanekaragaman seni budaya diseluruh Indonesia, tentunya akan menambah terhadap sektor ekonomi tentunya. Dan menyangkut hambatan yang sering terjadi dalam seni budaya ini adalah karena keterbatasan sarana dan prasarana penunjang untuk mengekpose dari seni budaya sunda khususnya. Makanya, peran media sangat diperlukan dalam hal ini," tukas Eni Sumarni. (D2N)


Tidak ada komentar