Ads Atas

header ads

Prajurit Yonif 315/Garuda Berhasil Tangkap Oknum TNI Gadungan

KOTA BOGOR - Novian Kurniawan seorang oknum anggota TNI gadungan berhasil di tangkap Prajurit Yonif 315/GRD diwilayah Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Rabu (13/2/19).

Informasi yang dihimpun, tentara gadungan
yang mengaku berpangkat Letnan Dua Inf dan berdinas di Yonif 315/Garuda, Korem 061/Sk itu di ketahui berawal dari kisah asmara antara EN berprofesi sebagai guru TK yang merupakan putri dari salah satu Staf pegawai Kebun Raya Bogor.

"Orangtua EN yang selama ini sudah curiga dengan Novian Kurniawan, dan berusaha mencoba mencari kebenaran apakah Novian Kurniawan benar - benar seorang Anggota TNI yang berdinas di Yonif 315/Grd Korem 061/Sk, dengan mencari informasi
Kepada salah seorang anggota Yonif 315/Grd yang senantiasa berjaga di kebun Raya Istana Bogor," kata Kapenren 061/SK, Mayor Inf Hermansyah melalui Press release, Kamis (14/2/19).

Kemudian, lanjut Kapenrem, dari hasil laporan tersebut Staf Intel Yonif 315/Grd bersama dengan Tim Intel Korem 061/SK melakukan penyelidikan.

"Setelah dilakukan penyelidikan oleh Staf Intel Yonif 315/Grd bersama dengan Tim Intel Korem 061/SK akhirnya pada Rabu 13 Februari 2019 pukul 13.00 Wib di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, saudara Novian Kurniawan yang mengaku sebagai anggota TNI ini dibawa ke satuan Yonif 315/Grd yang beralamat di Jalan Gunung Batu, Bogor Barat, Kota Bogor, disertai dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi diantaranya, EN (19) yang merupakan kekasih pelaku, Serma Wardana (Ketua RW katulampa), Serma Agus (Babinsa Katulampa Ramil Bogor Timur)," tuturnya.

Adapun dari hasil penyelidikan tersebut telah didapatkan barang-barang Novian yang biasa digunakan sebagai anggota TNI gadungan diantaranya, satu stel seragam PDL Loreng TNI, senjata api mainan jenis Pistol, Sepatu PDL, Baret Hijau TNI AD dan data pribadi Novian.

"Setelah data dan keterangan didapat maka pada pukul 19.30 Wib, Novian Kurniawan diserahkan ke Mapolsek Bogor Timur untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut," sambungnya.

Lebih lanjut Kapen menjelaskan, dari hasil keterangan beberapa saksi, tidak ditemukan tindakan pidana yang dilakukan oleh Novian, sehingga diambil langkah oknum TNI Gadungan itu membuat surat pernyataan dan permohonan maaf kepada pihak TNI khususnya satuan Yonif 315/Grd.

"Selain itu, terhadap oknum TNI Gadungan itu dilakukan penahanan selama 1x24 jam di Mapolsek Bogor Timur, selanjutnya akan diberikan pembinaan dari pihak keluarga dan wajib lapor setiap hari Senin - Kamis ke Mapolsek Bogor Timur guna memonitor perkembangan Novian Kurniawan," pungkas Kapenrem. (D2N)

Sumber : Penrem 061/Sk.

Posting Komentar

0 Komentar