Breaking News

Penas Ke XVI Akan Libatkan Kaum Milenial

SUMBAR - Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVI yang akan dihelat di Sumatera Barat pada tahun 2020 diharapkan bisa melibatkan generasi millenial didalamnya.

"Seperti pemuda tani dan penyuluh pertanian dan penyuluh swadaya yang terlibat dalam kegiatan tersebut," tutur Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Siti Munifah ketika rapat persiapan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI di Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Rabu (13/2).

Kapusluh, Siti Munifah menambahkan jika melibatkan mereka bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk meningkatkan minat generasi muda pada dunia pertanian.

Mengenai PENAS Petani Nelayan XVI yang akan digelar di Sumatera Barat (Sumbar) yang akan digelar tahun 2020,  persiapan demi persiapan sudah dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Sebab, perhelatan petani dan nelayan nasional se -Indonesia ini di prediksi akan dihadiri lebih dari 50.000 orang se-Indonesia," ungkapnya.

Gubernur Provinsi Sumbar, Prof. H. Irwan Prayitno menyatakan untuk mendapat kesepakatan nasional agar Sumbar jadi Tuan Rumah Penas Petani Nelayan XVI ini bukanlah hal mudah.

"Untuk itu kita sebagai tuan rumah harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Mengingat pada tahun 2020, Prov Sumbar menjadi 5 kegiatan yang bersifat nasional dan melibatkan Presiden RI maka perbaikan infrastruktur harus sudah dilakukan mulai tahun ini," ungkap Prof. Irwan.

Tentunya perbaikan perlu dilakukan sesuai dengan perkembangan jaman yang ada. Diharapkan pelaksanaan Penas Petani Nelayan XVI dapat lebih baik dan lebih sukses dari pelaksanaan sebelumnya.

"Dengan berlangsungnya gelaran ajang nasional empat tahunan ini diharapkan dapat memberi dampak luar biasa pada kemajuan petani dan nelayan di Sumbar khususnya, perekonomian Sumbar pada umumnya," harap Prof Irwan kepada perwakilan SKPD Provinsi Sumbar, perwakilan Eselon I lingkup Kementan serta pihak terkait lainnya yang hadir dalam rapat persiapan.

Harapan tersebut tentunya tidak muluk-muluk karena adanya event nasional tersebut bisa terjadi transaksi dan perputaran uang baik untuk akomodasi, konsumsi, oleh-oleh maupun suvenir dan lainnya.

Untuk itu maka Pemerintah Daerah harus serius mempersiapkan perhelatan ini. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Sumbar Candra menuturkan bahwa anggaran pada APBD tahun 2019 ini telah dialokasikan untuk persiapan kegiatan tersebut.

"Baik untuk perbaikan infrastruktur maupun persiapan lainnya. Tentunya peran pemerintah pusat tidak terlepas demi suksesnya Penas Petani Nelayan XVI ini," tuturnya.

Seusai rapat persiapan,  dilakukan juga peninjauan lokasi pusat kegiatan Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2020 di Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang. (Red)

Sumber : sinartani.com

Tidak ada komentar