Oknum Panitia Street Festival CGM Lakukan Diskriminasi Terhadap Wartawan

KOTA BOGOR - Panitia pelaksanaan Cap Go Meh melakukan diskriminasi terhadap sejumlah awak media dalam meliput rangkaian acara Pesta Rakyat bertajuk "Katumbiri Lighting Festival 2019". Yang diselenggarakan di Jalan Surya Kencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Rabu (19/2/19).

Seperti yang di keluhkan SL salah seorang wartawan dari salah satu media online di Bogor, yang akan meliput kegiatan tersebut saat akan memasuki ruang media centre, kendati dirinya telah melakukan registrasi melalui humas yang ditunjuk oleh panitia dalam acara itu.

"Wartawan yang tidak membawa kamera tidak bisa masuk, dan ini dibatasi," ujarnya kepada 87onlinenews.com, menirukan oknum panitia yang diketahui bernama Ogi.

Selain dirinya, sejumlah wartawan lain pun mengalami hal yang sama dan merasa kecewa dengan perlakuan oknum panitia tersebut. Bahkan menurutnya, saat panitia menanyakan nama medianya, ada salah satu oknum wartawan yang menyebutkan media online tidak jelas.

"Media online mana, soalnya banyak media online yang tidak jelas," ungkapnya lagi, menirukan oknum wartawan itu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Kota Bogor, Ibrahim Hermawan sangat menyayangkan sikap panitia yang mempersoalkan wartawan yang akan melakukan peliputan hanya karena alasan tidak membawa kamera.

"Ini kan jaman modern, serba praktis. Meski tidak ada camera, Gadget pun kameranya sudah cukup memadai. Jadi tidak ada alasan setiap wartawan harus bawa kamera, yang penting mereka (wartawan) bertugas secara profesional sesuai dengan undang undang dan kode etik yang ada," ujarnya.

Dikatakannya, apa yang dilakukan oknum panitia pada acara CGM merupakan sebuah tindakan yang kontra Produktif. Ironisnya panitia pelaksana mengundang sejumlah wartawan dan memberikan ID Card, namun kehadiran wartawan untuk meliput kegiatan tersebut dihadang oleh oknum panitia. Hal ini merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan dan pelanggaran undang-undang.

"Ini merupakan contempt Of Journalist (Pelecehan Terhadap Tugas Jurnalis), dan pelanggaran undang-undang pers yang telah dilakukan oleh panitia. Seharusnya mereka tidak menghambat aktifitas kewartawanan," tandasnya. (Red)

Posting Komentar

2 Komentar