Breaking News

Tanggap Darurat Bencana Longsor Desa Cimapag Kabupaten Sukabumi Telah Berakhir

SUKABUMI - Sesuai pernyataan Bupati Sukabumi nomor 360/04/BPBD/2019 tertanggal 02/01/2019 dan Surat Keputusan Bupati Sukabumi, nomor 900/Kep.19/BPBD/2019 tentang Komando Tanggap Darurat Bencana, yang menjelaskan bahwa masa tanggap bencana darurat tanah longsor di dusun  Cimapag Kampung Garehong RT 005/04 Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi selama 7 hari terhitung mulai tanggal 31/12/2018 hingga 06/01/2019. 

Oleh karena itu, maka  Minggu 06/01/2019 kegiatan pencarian dan evakuasi korban telah dinyatakan selesai. Korban terakhir yang berhasil ditemukan atas nama Aryanah (55), korban ditemukan sekira pukul 10.15 WIB. Sedangkan korban yang belum diketemukan yakni Ruhesih (40) tahun.

"Sebelum dilaksanakan Konfrensi Pers, Danrem 061/SK, Kolonel Inf Mohammad Hasan telah memimpin langsung rapat Tim evakuasi yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Kepala Desa dan ahli waris dari keluarga yang belum ditemukan untuk mengevaluasi kegiatan hari ini dan membahas kelanjutan kegiatan berikut nya," tutur Kapenrem 061/Sk, Mayor Inf. Ratno Sudarmadi, SH.

Dalam jumpa pers Danrem 061/Sk menyampaikan, bahwa tahap tanggap darurat sudah selesai pada hari ini. Kemudian, untuk pemulihan selama 40 hari kedepan akan dilanjutkan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi, yaitu untuk menyalurkan bantuan serta kegiatan paska bencana. 

"Untuk korban yang belum ditemukan, pihak keluarga ahli waris disaksikan oleh Kepala Desa Sirnaresmi telah menyatakan ihklas untuk tidak dilanjutkan pencarian," ungkap Danrem melalui Pers Rilis yang disampaikan Kapenrem.

Danrem mengucapkan terima kasih kepada tim evakuasi atas kehadiran dan kerjasamanya. "Sehingga kita dapat menemukan 32 korban dari 33 yang hilang tertimbun longsor, untuk anggota TNI yang terlibat silahkan kembali ke Kesatuan masing-masing dan cek perlengkapan yang ada serta perhatikan keselamatan selama perjalanan kembali. (Dadan)

Sumber : Penrem 061/Sk

Tidak ada komentar