Breaking News

Bersama-Sama Membangun Bogor Raya, Pemkab dan Pemkot Bogor Menggelar Rakor Lintas Sektoral

KAB.BOGOR - Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapat koordinasi lintas sektoral. Dalam pertemuan dua wilayah serumpun itu digelar di Ruang Serbaguna Gedung Setda Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (31/1/2019).

Berbagai hal dibahas dalam forum yang dihadiri oleh kedua kepala daerah, Bima Arya dan Ade Munawaroh Yasin. Hadir juga Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan Plt Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

Persoalan transportasi, terminal batas kota, kesehatan, pendidikan, penanganan masalah sosial hingga PDAM turut di diskusikan untuk mencari solusi terbaik bagi kedua daerah.

Walikota Bogor DR Bima Arya dalam sambutannya menyebutkan, forum tersebut diharapkan menjadi tradisi yang harus terus dijaga.

"Persaudaraan dan silaturahmi ini menjadi modal utama bagi Kota dan Kabupaten Bogor, menjemput rezeki bersama-sama untuk membangun Bogor Raya. Semoga optimisme mengiringi kita semua," ujarnya.

Bima mengajak semua ASN di lingkungan Pemkot dan Pemkab Bogor untuk menyadari besarnya potensi yang dimiliki kedua wilayah tersebut. "Jika digabung jumlah penduduk kurang lebih mencapai 6 juta jiwa. Dengan potensi besar itu kita bisa lari," ungkapnya.

Bima juga mengomentari aktifnya Ade Munawaroh di sosial media (sosmed), yang menurutnya sangat membantu dalam memberi penerangan bagi warga maupun pihak lain yang belum mengetahui tentang perbedaan dua wilayah antara Kota dan Kabupaten Bogor.

"Ada 9 isu yang dibahas dalam rakor ini, mulai dari persampahan, ekonomi, kesehatan, penanganan. Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), pendidikan soal sistem zonasi dan kenakalan remaja. Tiga isu lainnya persoalan transportasi, perpajakan dan aset," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bogor, Hj Ade Yasin berharap dalam forum yang digelar secara informal itu dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kedua pemerintah daerah.

"Kota maupun Kabupaten Bogor tidak bisa dipisahkan. Kaitan arus lalu lintas warga maupun transportasi dari Kabupaten ke Kota atau pun sebaliknya, tidak bisa dihindari karena memiliki kepentingan yang sama dan saling ketergantungan," pungkasnya.(D2n)

Tidak ada komentar