Ads Atas

header ads

43 Jenis Durian Ikut Festival Durian Lokal Desa Cimanggu Pelabuhan Ratu

SUKABUMI - Bupati sukabumi H.Marwan Hamami menghadiri acara pesona festival Durian Lokal cimanggu 2019 di lapangan olahraga SMP PGRI cikeong palabuhanratu. Kamis (17/1).

Acara festival durian ini bertujuan untuk memeperkenalkan durian lokal yang berada di wilayah desa cimanggu.

" Kami disini ingin memperkenalkan durian lokal asli dari cimanggu yang tidak kalah kualitasnya dengan daerah-daerah lain" ungkap kepala desa cimanggu Acep Purkalih

Acep menyebutkan bahwa ada 43 jenis durian yang diikut sertakan pada festival ini.

" Ada 43 jenis durian yang kita festivalkan yang merupakan produk lokal hasil pertanian durian d wilayah desa cimanggu" bebernya

Sementara Itu Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami dalam sambutannya sangat mengapresiasi dengan acara festival durian lokal ini.

"Kegiatan seperti ini harus selalu di selenggarakan supaya masyarakat mengetahui kualitas durian lokal  yang dimiliki kabupaten sukabumi dan khususnya yang ada di desa cimanggu" ucapnya

Bupati pun berharap agar para petani durian bisa lebih mengembangkan teknologi pertaniannya dan berinovasi dalam mengolah durian menjadi beragam produk olahan.

" Untuk kedepannya para petani harus lebih mengetahui bagai mana cara supaya menanam dan merawat pohon durian dengan berbagai teknologi agar nanti hasilnya lebih melimpah lagi dan durian jangan hanya d jual buah nya saja tetapi olah menjadi berbagai makanan seperti dodol,manisan dan berbagai jenis olahan lainnya" pungkasnya

Masih di kesempatan yang sama, Bupati meninjau langsung ke 43 jenis durian yang dimiliki oleh desa cimanggu dan mencicipi beberapa jenis durian tersebut.

43 Jenis nama durian yang ikut Festival Pesona Durian Lokal Cimanggu 2019, sebagai berikut :

 Si Cagak, si Pedut, si Kucing Tidur, si Sihui, si Leungut, si Olok Tojo, si Bogem, si Keresek, si Lengka, si Siratu, si Silodong, si Pelangi, si Sigiung, si Jumro, si Mensen, si Duri Itam, si Legit, si Keju, Simas, si Ratu, si Lodong, si Pelangi, si Giung, si Jumro, si Mensen, si Kendi, si Bongkok Udang, si Wajit, si Goyomot, si Balingbing, si Malem, si Mayit, si Kohkol, si Picis, si Apek, si Aseupan, si Susu, si Lodong, si Layung, si Embun, si Dursan, si Mungil, si Galineung, si Panel, si Kabiri, si Pesing dan si Mentega. (DR/Red)

Posting Komentar

0 Komentar