Breaking News

Wakil Bupati Kampar Melepas 15 Orang Masyarakat Panutan Untuk Umroh

BANGKINANG KOTA - Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto melepas keberangkatan 15 orang jamaah umroh yang terpilih dalam Program Masyarakat Panutan tahap ke dua (2). Bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Kamis (13/12/18).

Pelepasan jamaah tersebut disaksikan Forkopimda Kabupaten Kampar, Asisten Pemerintah, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, dan Ormas Islam se-Kabupaten Kampar.
Rangkaian kegiatan umroh ini merupakan program berkelanjutan yang telah dilaksanakan dua tahun lalu, yakni tahun 2017.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kampar berpesan kepada masyarakat yang telah terpilih, dipilih dan terseleksi agar dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya serta menjaga nama baik Kabupaten Kampar. Mendoakan seluruh jajaran SKPD serta pimpinan daerah agar mampu mengemban amana, sehingga program yang  di canangkan dapat terlaksana dan dirasakan dengan baik oleh masyarakat.

"Program 3I yang kami jalankan didalamnya juga terdapat peningkatan sumber daya manusia, hal ini harus didukung oleh masyarakat agar investasi dapat tumbuh subur di Kabupaten Kampar. Alhamdulillah, sampai saat ini telah 59 orang panutan diberangkatkan. Dan, ini akan berkelanjutan serta merupakan penghargaan bagi masyarakat panutan di Kampar," ungkap Catur Sugeng Susanto.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Yurnalis dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 53 tahun 2017. Bagi Tokoh Agama, Guru ngaji, Bilal, Ghorim, Todat,Tomas di Kabupaten Kampar.

"Pelaksanaan umroh ini selama 13 hari sejak 13 Desember hingha 26 Desember, untuk pemberangkatan jamaah melalui Kota Padang selanjutnya menuju Makkah dan Madinah serta kembali lagi ke tanah air. Tahun ini sebanyak 15 orang dan sampai saat ini sudah 59 orang diberangkatkan," kata Yurnalis.

Sebelumnya, pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Kampar telah memberangkatkan 14 orang, pada awal tahun 2018 melepas sebanyak 30 orang dan saat ini memberangkatkan 15 orang. Sebelum diberangkatkan, para peserta juga dibekali uang saku sebesar Rp 3 juta per orang yang sudah ditransfer ke rekening masing-masing jamaah. (Irfan)

Tidak ada komentar