Disdukcapil Kota Bogor Musnahkan Ribuan Keping KTP-el Yang Rusak

KOTA BOGOR - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor musnahkan ribuan keping Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) rusak dan tidak berlaku.

Dalam pemusnahan ribuan KTP -el itu turut hadir diantaranya, Walikota Bogor, Muspida Kota Bogor, Mabes Polri, Dandim 0606/Kota Bogor dan Polresta Bogor Kota.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Dody Ahdiat mengatakan, 16.996 keping KTP-el yang saat ini dimusnahkan merupakan hasil dari transaksi pelayanan di loket. Sementara proses pemusnahan fisik KTP-el itu dengan cara di bakar.

"Ini berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri No. 470.13/11176/SJ tanggal 13 Desember 2018 tentang Penatausahaan KTP-el invalid atau rusak. Surat tersebut dikeluarkan tanggal 18 Desember kemarin, dan hari ini kita musnahkan bersama di halaman Balaikota," kata Dody kepada media usai pemusnahan ribuan KTP-el di halaman Balaikota Bogor. Rabu (19/12/18).


Dody menjelaskan, bahwa KTP-el yang dimusnahkan itu hasil cetakan di atas tahun 2013. Sebab, dibawah tahun tersebut tidak ditemukan sama sekali.

"Artinya, cetakan massal di tahun 2011 sampai 2013 itu semuanya sudah di distribusikan kepada masyarakat Kota Bogor. Untuk selanjutnya, pemusnahan KTP-el invalid (rusak) akan dilakukan secara harian, ketika transaksi di loket pelayanan kami," ujar Dody yang saat ini menjabat sebagai Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Asperbangkesra) Setda Kota Bogor.

Menurutnya, dengan dimusnahkan KTP-el tersebut, untuk meyakinkan kepada warga, bahwa Disdukcapil transparan dalam pelaksanaan pengelolaan KTP-el di Kota Bogor.

Dalam kesempatan yangsama Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, dirinya menginginkan seluruh tahapan Pilpres tahun depan berjalan dengan baik. Tidak ada simpang siur soal data, yang memiliki haknya dijamin.

"Jadi kita minimalisir, semua muspida untuk menjaga kebersamaan, tapi faktor administratif juga penting. Jadi, jangan sampai karena isu KTP ditarik ke politik. Dan, di sini saya tegaskan bahwa kita menjalankan arahan dari pusat untuk menunjukkan profesional kita dalam hal administrasi kependudukan," pungkasnya.(Gandi)

Posting Komentar

0 Komentar