Breaking News

Pembagunan TPT Aliran Sungai Cikaniki Diduga Tak Sesuai RAB

KAB.BOGOR -  Pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) menggunakan Bronjong di aliran sungai cikaniki yang terletak di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwi Sadeng Kabupaten Bogor, yang dikerjakan pihak penyedia jasa CV. Meriall Inconsyaira diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Diketahui pekerjaan TPT menggunakan anggaran Pemerintah sebesar Rp. 1.198.825.000.00,- (satu milyar seratus sembilan puluh delapan juta delapan ratus dua puluh lima ribu rupiah ) diduga luput dari pengawasan Dinas PUPR. 

Saat dikonfirmasi, Abi selaku Konsultan Pengawas Pekerjaan PT. Tataguna Patria menyebutkan jenis batu yang dipakai tidak layak pakai mengingat batu tersebut terlalu kecil. "Batu yang dipakai tidak layak terlalu kecil," kata Konsultan kepada awak media, Kamis (8/11/18).

Sementara itu, Iwan selaku pelaksana pekerjaan mengaku tidak tau menau terkait pekerjaan itu. "Saya kan baru sebulan pak, biasanya saya di aspal jadi saya kurang paham nanti saya tanya mandor," ungkap Iwan.

Ditempat yang sama, Muhtadin selaku mandor membantah hal tersebut, Ia mengaku bahwa pekerjaan TPT tersebut sudah sesuai RAB, diapun menyebutkan Konsultan dan Pelaksana tidak tau apa - apa.

"Konsultan dan pelaksana gak tau apa- apa. Mereka baru kerja, sebenarnya saya yang dipercaya oleh kontraktor, terkait ada temuan dari media soal batu ya silahkan beritakan dan laporkan ke Dinas biar mereka tau, dan saya gak perlu melihat gambar karena gambar ada dikantor. Terkait konsultan bilang tidak layak, dia gak tau apa - apa karena semua pekerjaan di titip kesaya, jadi silahkan laporkan," tukas Mumuh selaku Mandor dilapangan. (ED/IL)