UPDATE

header ads

Lembaga KPK Bogor Selenggarakan Seminar Anti Korupsi dan Bahaya Narkoba

Foto : Seminar Anti Korupsi dan Bahaya Narkoba Oleh Lembaga KPK, dihadiri Ratusan Kepala Sekolah Se-Kabupaten Bogor.

Bogor - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Kabupaten Bogor dengan menggandeng Diknas Kabupaten Bogor menggelar Kegiatan Seminar Umum yang mengusung tema "  Pendidikan Anti Korupsi dan Bahaya Narkoba bagi Generasi Milenial " dengan pesertanya terdiri dari ratusan Kepala Sekolah SD dan SMP Se- Kabupaten Bogor dilangsungkan di Gedung Kesenian Jl. Tegar Beriman Cibinong Kabupaten Bogor,Kamis ( 24/11/2018 ).

Terlihat hadir dalam deretan undangan Ketua Umum Lembaga KPK M.Firdaus Oiwobo,SH, Perwakilan BNN Pusat, Kabid Diknas Kabupaten Bogor,Kasie Intel Korem 061/SK, Pasie Intel Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Kejaksaan Kabupaten Bogor, Kasatreskrim Polres Bogor, Humas PN Bogor, Perwakilan dari Universitas Pakuan Bogor serta ratusan peserta Seminar.

Sangat berterimakasih sekali dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan juga pihak Dinas Pendidikannya yang telah memfasilitasi dan mendukung kegiatan kami dari Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi dalam hal membantu mensosialisasikan untuk bahaya Narkoba dan juga Korupsi itu sendiri.

Disampaikan oleh M.Firdaus Oiwobo,SH, selaku Ketua Umum L-KPK dalam wawancara dengan awak media, harapan kedepannya agar masyarakat khususnya para pendidik dilingkungan sekolah bisa meminimalisir tentang bahaya Narkoba dan Korupsi bagi anak - anak didiknya sedini mungkin, jangan sampai terkontaminasi para generasi milenial ini. Karena mereka akan menjadi tongkat estapet generasi penerus kedepannya, dan kita dari L- KPK sudah membentuk dan membuat Pusdiklat khusus penanganan korupsi dan anti narkoba", ucapnya.

Ratna Kusuma Dewi perwakilan dari Kejaksaan Kabupaten Bogor dan juga sebagai narasumber dalam kegiatan ini, saat wawancara mengatakan, kegiatan ini sudah cukup bagus dan positif khususnya untuk edukasi bagi para Kepala Sekolah dan Guru-guru Se-Kabupaten Bogor sehingga nantinya bisa membantu peranan Kejaksaan untuk melakukan pencegahan terhadap bahaya Korupsi ", tuturnya.

"  Karena pada dasarnya pencegahan lebih baik daripada penindakan, dan harapan saya kedepannya kegiatan ini harus dilakukan dengan skalanya lebih sering dan kalau bisa dibuat lebih kecil untuk kapasitasnya seperti tingkat kecamatan karena kalau ini kan mungkin lebih banyak pesertanya jadi kemungkinan tidak akan fokus mencerna dan memahami inti dari acaranya", pungkasnya. (Ria)

Posting Komentar