UPDATE

header ads

Di Periksa Polisi, Pelajar SMK Di Kota Bogor Ini "Terciduk" Bawa Celurit

KAB.BOGOR - Delapan orang pelajar dari SMA PGRI 2 Kota Bogor yang diduga akan melakukan tawuran, diturunkan paksa oleh Satlantas Polsek Leuwiliang dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor yang menumpang truk tronton, di Terminal Leuwiliang, Selasa 27/11/2018.

Setelah diperiksa oleh aparat, ditemukan sebilah senjata tajam berjenis clurit di salah satu siswa yang bernama Deden, kelas 10, jurusan Otomotif.

Ipda Tri mengatakan, semua siswa akan dibawa ke Mapolsek Leuwiliang untuk diberi pembinaan dan akan dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing setelah menandatangani surat pernyataan.

"Siswa SMK PGRI 2 yang terjaring diantaranya, M. Ali, Galuh Abdullah, M.Ismail, Randy S, M Erik Maulana, Isep N, Deden dan siswa SMK Karya Nugraha yang bernama M. Dirga Ardiansyah," ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Leuwiliang, Kompol Imam Sudarso menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya tawuran, pihaknya terlah bekerjasama dengan masyarakat untuk melakukan sweeping truk yang ditumpangi oleh anak sekolah, dan tertangkapnya 8 anak siswa SMK PGRI 2 Kota Bogor ini. 

"Kami menghimbau kepada orangtuanya siswa, agar bisa lebih mendidik anaknya. Karena dalam pergaulan bukan hanya pihak sekolah yang mendidik tetapi juga peran orangtua dan lingkungan yang lebih dominan untuk membina akhlak siswa," tegas Kapolsek Leuwiliang yang baru menjabat 2 minggu ini. (Edoy)

Posting Komentar