UPDATE

header ads

SD Negeri 81 KAUR Realisasikan DAK Melalui Rehab Ruang Kelas

BENGKULU - Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur terhadap dunia pendidikan semakin meningkat, terbukti dengan dialokasikannya bantuan rehabilitasi sekolah-sekolah dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Kaur  yang mendapatkan bantuan rehab ruang kelas.

Salah satu contoh sekolah yang mendapatkan bantuan rehab tersebut yakni, SDN 81 Kaur, berlokasi di Desa Pagar Alam, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur. Mendapatkan bantuan rehab 4 ruang kelas, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur yang akan menjadikan anak-anak didiknya tambah bersemangat dalam belajar.

Untuk pengerjaannya rehab tersebut dilaksanakan swakelola yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018, dengan nilai anggaran Rp. 402.210.500,- (empat ratus dua juta dua ratus sepuluh ribu lima ratus rupiah) dengan waktu pelaksanaan 90  hari kalender yang dimulai dari tanggal 4 September 2018, dengan mekanisme pembangunannya yakni swakelola," ungkap Kepala Sekolah SDN 81 Kaur, Miri Yuniarti Spd saat ditemui diruang kerjanya. Selasa, (09/10/2018).

Ia mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berkat bantuannya SDN 81 Kaur mendapatkan bantuan rehab 4 ruang kelas.

"Saya mengucapkan banyak - banyak terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mengucurkankan dana untuk pembangunan rehabilitasi ruang kelas disekolah kami," kata Kepsek SDN 81 Kaur itu. 

Miri menambahkan, bahwa pengerjaannya dilaksanakan secara transparan, dirinya selaku Kepala Sekolah hanyalah sebatas penanggung jawab saja. Dan, pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada panitia pembangunan yakni Tim Pelaksana Rehabilitasi Ruang Kelas, serta tidak terlepas dari koordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat," tambahnya.

Senada dengan Ketua Komite sekolah SDN 81 Kaur, Ripuan Nadi juga mengatakan hal yang sama. Dirinya selaku ketua komite sudah berusaha bekerja semaksimal mungkin, untuk terlaksananya kegiatan rehabilitasi ruang kelas ini secara baik. Bahkan, pemasangan papan informasi proyek pekaksanaan rehab pun kita pasang agar tidak terkesan ditutup - tutupi, inilah bentuk dari ketransparanan kami kepada masyarakat.

"Semua pihak bisa mengontrol kegiatan ini baik masyarakat ataupun awak media, karena, kegiatan pembangunan ini dibiayai oleh pajak masyarakat, jadi siapapun berhak mengontrol dan mengetahui kegiatan pembangunan rehabilitasi sekolah ini," pungkasnya. (Mirwan)

Posting Komentar