Breaking News

Ratusan Pecinta Trail Adventure Se-Indonesia Akan Datang Ke Kampar Adventure Day

KAMPAR - Ratusan pecinta trail adventure se-Indonesia akan hadir mengikuti Kampar Adventure Day (KAD).
Berbagai persiapan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, diantaranya uji track. 

Dalam kegiatan tahunan ini, para rider akan dimanjakan dengan Wisata Lubuk Nginio, Pesona Bunga Rafflesia yang tumbuh beberapa batang dipinggir lintasan dengan ketinggian hampir mencapai 3 meter serta tanjakan extreme berikut keindahan anak sungainya.

Selain para rider, pengunjung maupun penonton juga akan dimanjakan dengan keindahan alam dan wisata kuliner khas Kampar dengan harga yang terjangkau.

"Terimakasih untuk tekat dan rider lainnya. Karena selain membuka jalur akses ke lokasi, event ini sekaligus sebagai ajang promosi potensi daerah yang secara tidak langsung akan meningkatkan kunjungan turis domestik ke kampar," ungkap Kadis Pariwisata Kabupaten Kampar, Zulia Dharma kepada wartawan, Selasa (32/10/18).

Dikatakannya, jelajah alam Kabupaten Kampar diantaranya hutan lindung bukit bungkuk, air terjun lubuk nginiu serta wisata kuliner akan selalu siap menerima kunjungan para pecinta trail adventure se- Indonesia nantinya.

Zulia Dharma juga menghimbau kepada seluruh rider pecinta trail adventure untuk dapat mengikuti Kampar Adventure Day 3 bagi pecinta trail adventure di seluruh Indonesia tanggal 18 november 2018 yg di taja oleh Trail Extrime Kuok Adventure Team (TEKAT) yang bersekretariat di Kecamatan Kuok. 

Sementara itu, Wirman selaku Ketua TEKAT bersama rider lainnya hari Minggu lalu telah melakukan uji coba lintasan dimana rangkaian acaranya akan dimulai dari Open ceremony, Start dan Finish di Lapangan Simpang Pauh, Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok, Kampar, Riau. 

"Rider akan melewati tanjakan start setinggi 20 Meter, Tanjakan Raflesia setinggi 30 Meter dengan pesona bunga bangkai (Raflesia) yang tumbuh di pinggir track dengan tinggi hampir 3 Meter, melintasi Sungai yang berada di dalam track serta tanjakan Lubuk Nginio setinggi 100 Meter dan melintasi anak sungai," paparnya.

Terakhir, lanjut Wirman, yang paling sulit adalah tanjakan tunggang maniok dan turunan bapiki setinggi 200 meter dengan rute tempuh keseluruhan mencapai 45 kilometer dengan estimasi waktu berkisar sekitar 4 jam. (Irfan)