Breaking News

Pelaku Curat Berhasil Diamankan Polisi

KAMPAR - Seorang tersangka pelaku perampokan disertai pembunuhan yang terjadi pada Kamis (25/10/2018) Dini hari di Jalan Garuda Sakti KM 11, Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kampar akhirnya diamankan petugas Kepolisian.

Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra menuturkan, tersangka yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah ES alias ED (Lk 41) warga Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar yang merupakan tetangga korban.

"Peristiwa ini berawal pada Kamis (25/10/2018) sekira pukul 01.30 WIB, saat itu tersangka ED memasuki rumah korban dengan cara memanjat dinding belakang rumah. Setelah berada didalam rumah korban, pelaku kemudian keluar lagi lewat pintu belakang untuk mengambil sepotong kayu pohon rambutan yang berukuran sekitar 80 cm lalu kembali masuk kedalam rumah dan menuju keruang tengah," tutur Iptu Deni Yusra, Jumat (26/10/18).

Lanjut Ia menjelaskan, tiba-tiba anak pemilik rumah yaitu Putri (18) terbangun dan memergoki pelaku, spontan pelaku langsung memukul Putri pada bagian kepala sebelah kanannya sebanyak 3 kali, saat bersamaan ibu korban Diana (55) terbangun lalu menghampiri Putri sambil bertanya. 

"Ada apa Put ?, tiba-tiba pelaku langsung memukul Diana menggunakan kayu yang sama pada bagian kepalanya sebanyak 3 kali yang membuat kedua korban tersungkur bersimbah darah," ungkapbDeni Yusra melalui Pers rilisnya.

Selanjutnya pelaku mengambil sejumlah barang dari rumah korban antara lain sebuah laptop dan sebuah Hp milik korban, kemudian pelaku menemukan kunci mobil di diatas kasur yang berada di ruang tengah, lalu pelaku keluar melalui pintu garasi dan membuka kunci gembok pada rantai ban depan mobil Inova BM-1059-LN dan membawanya kabur ke arah Pekanbaru.

Sekira pukul 02.30 wib, tersangka ED sampai di Jalan Harapan Raya Pekanbaru dan memarkirkan mobil tersebut disebuah halaman ruko, kemudian ia menghubungi temannya AN untuk datang menjemputnya. "Kemudian sekira pukul 03.00 WIB, temannya itu datang menggunakan sebuah mobil bersama seorang wanita, lalu tersangka diantar sampai ke Simpang Beringin wilayah perbatasan Kabupaten Pelalawan," masih kata Kabbag humas.

Selanjutnya tersangka ED kembali menelpon teman wanitanya bernama ER yang tinggal disekitar wilayah tersebut, tidak berapa lama ER datang menemui tersangka lalu mereka pergi jalan-jalan menggunakan sepeda motor milik ER.

Pagi harinya setelah kejadian, warga Desa Karya Indah digemparkan atas penemuan kedua korban yang tewas bersimbah darah dirumahnya yang diduga akibat perampokan, lalu salahsatu warga menghubungi pihak Kepolisian dari Polsek Tapung.

"Tidak berapa lama Tim Opsnal dari Polsek Tapung diback up Reskrim Polres Kampar tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP. Kemudian dibentuk Tim Gabungan dari Jatanras Polda Riau, Satreskrim Polres Kampar dan Unit Reskrim Polsek Tapung dan melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap tersangka pelakunya," paparnya.

Menurutnya, terkuaknya misteri pelaku perampokan ini berawal pada Kamis sore (25/10/2018) ketika terduga pelaku ditelpon oleh adik perempuannya dan menanyakan keberadaannya, saat itu ED menceritakan bahwa yang melakukan pembunuhan tersebut adalah dirinya.

"Lalu pada pukul 18.30 wib, tersangka ED dijemput oleh keluarganya dari rumah teman perempuanya dan membujuknya untuk menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian, akhirnya pada pukul 19.30 wib tersangka ED menyerahkan diri melalui Polsek Tampan Pekanbaru," tambah Deni Yusra.

Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku telah menyerahkan diri. "Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Reskrim Polda Riau," jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 Unit Mobil Toyota Innova BM-1059-LN beserta BPKB-nya, sepotong kayu dari pohon Rambutan, sebuah rantai besi beserta gembok dan sebuah kotak Hp merek Oppo. (Irfan)