Breaking News

Mr.Kan : Peran Agama Dalam Mencegah Radikalisme

Sebelum saya memberikan penjelasan dan pendapat selengkapnya tentang seperti apa peran agama dalam mencegah radikalisme.

Saya ingin menjelaskan terdahulu radikalisme adalah sekelompok orang yang mengiginkan perubahan dan pembaruan sosial politik secara drastis dengan cara membuat dan bertindak serta menyebarkan berbagai tindakan akan pengaruh sifat dan paham radikal yang didalamnya terdapat unsur-unsur cara kekerasan, intoleransi, fanatisme (fanatik) dan diskriminasi.

Sedangkan tujuan utama ajaran agama pada umumnya adalah untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang sejarah kesucian berdasarkan masing-masing kitab suci dan kepercayaan agama yang diyakini dan yang pada pokoknya atas Ketuhanan Yang Maha Esa untuk mengatur hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam semesta dan pada akhirnya manusia dengan dunia akhirat atau alam fana.

Pada prinsipnya semua agama pasti mengajarkan manusia untuk menjalankan prinsip kebenaran dan memberikan pengetahuan akan segala bentuk larangan untuk hal-hal yang tidak dibenarkan dalam menjalankan kehidupan di dunia ini.

Tentu prinsip kebenaran yang dimaksud adalah bertujuan untuk mencapai dan menciptakan kedamaian, kebahagiaan, ketertiban, ketentraman, kemakmuran serta kesejahteraan lahir dan bahtin didalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sehingga peran agama sangatlah penting dan dapat disebut sebagai peran utama dalam mencegah segala bentuk pengaruh dan tindakan radikalisme didalam kehidupan berbangsa dan benegara.

Menurut pengamatan saya, paham radikalisme adalah suatu sifat dan paham yang sesat dan pasti menyesatkan. Orang-orang yang sudah terpengaruhi oleh sifat dan paham radikalisme adalah orang-orang yang tidak mencerminkan akan kepahaman ajaran-ajaran agama yang sesungguhnya.

Dikarenakan tidak akan ada ajaran agama yang mengajarkan manusia untuk melakukan tindakan kekerasan, intoleransi, fanatisme, diskriminasi dan sebagainya.

Semua ajaran agama pasti selalu mengajarkan manusia untuk saling menghargai, bantu membantu, tolong menolong, dan juga pada intinya semua ajaran agama pasti mengajarkan manusia untuk banyak-banyak berbuat kebaikan atau kebajikan selama hidup didunia fana ini, agar manusia memiliki bekal yang baik dikemudian hari dalam menghadapi dunia akhirat atau alam fana, dan juga agar manusia mendapatkan petunjuk untuk menuju jalan ke surga dan dapat bertemu dengan Tuhan sang pencipta langit dan bumi.

Salah satu keajaiban Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita ketahui adalah bahwa lima negara terbesar didunia ini memiliki mayoritas bangsanya yang menganut lima agama yang berbeda-beda yakni :

Pertama, negara China mayoritas bangsanya menganut agama Budha dan atau Kong Hu Cu terbesar se-dunia.

Kedua, negara India mayoritas bangsanya menganut agama Hindu terbesar se-dunia.

Ketiga, negara Amerika Serikat mayoritas bangsanya menganut agama Kristen terbesar se-dunia.

Keempat, negara kesatuan republik Indonesia mayoritas bangsanya menganut agama Islam terbesar se-dunia.

Kelima, negara Brazil mayoritas bangsanya menganut agama Katolik terbesar se-dunia.

Nah dengan kita melihat satu keajaiban Tuhan Yang Maha Esa ini, tentu dapat membuka mata kita sebagai manusia harus saling menghargai, saling membantu dan saling menolong antara sesama ciptaan Nya.

Karena semua manusia yang hidup di bumi ini adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, tidak satu pun manusia yang paling istimewa dan sempurna.

Yang paling sempurna hanyalah Tuhan Yang Maha Esa.

Saran dan solusi dari saya, didalam suatu kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mencapai suatu perubahan dan pembaruan sosial politik yang lebih baik, maka tidak ada cara lain selain mengamalkan kepahaman ajaran-ajaran agama yang berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan satu lagi membuat dan menerapkan sistem hukum yang pasti untuk menciptakan keadilan, menegakkan keadilan dan mencapai keadilan didalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terakhir dengan adanya ajaran agama yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan adanya hukum yang pasti dan adil didalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar dapat juga menciptakan perlindungan nilai-nilai hak asasi manusia atau nilai-nilai keprimanusiaan yang adil dan beradab. (Red)

Ditulis oleh : Mr.Kan