Breaking News

Mengaku Disuruh Temannya, Seorang Bocah Nekat Mencuri Bensin

KAB.BOGOR - Kelakuan anak baru gede (ABG) zaman sekarang buat geleng-geleng kepala. Bocah berinisial RZ (13) kedapatan warga sedang mencuri bahan bakar, Kamis (31/10/18).

RZ tertangkap basah warga saat mencuri bensin di sebuah warung yang terletak di Jalan Sirojul Munir Kampung Tarikolot RT 03/06, Kelurahan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

Aksi pencurian RZ terbilang nekat, bahkan menurut informasi dari pemilik warung, bukan hanya sekali dirinya melakikan hal itu dan dilakukan bersama dua orang temannya.

"Bukan sekali atau dua kali, tapi udah sering. Kemarin dia ambil 2 botol, Sekarang dua, kita lagi duduk terus dia turun dari motor kemudian ngambil dua botol bensin langsung lari sama dua orang temannya," tutur penjual bensin eceran yang akrab disapa Mama Alif kepada wartawan di lokasi.

Menurutnya, beberapa bulan lalu dirinya mengalami hal yang sama dan diduga dilakukan oleh pelaku yang sama.

"Dia ngambil bensin, dikira saya mau di tuangkan disini, nggak taunya malah kabaur terus kita kejar dan kita teriakin maling. Mendengar teriakan saya, warga berusaha mengejar namun sayang dua pelaku lainnya tidak tertangkap," terangnya.

Atas kejadian tersebut, Mama Alif meminta kepada pihak keluarganya untuk lebih intens memberikan perhatian kepada anaknya agar jangan sampai hal itu menjadikan kebiasaan buruk di kemudian hari.

"Ya intinya sih kita minta sama pihak keluarganya agar lebih perhatian lagi sama anaknya, kita mau bagaimana lagi kalau pun harus ke pihak yang berwajib pun kasihan karena pelakunya masih anak belasan tahun," ujarnya.

Sementara itu, saat di tanya oleh warga, RZ mengaku hal itu dilakukan atas suruhan kedua temannya bernama Rama dan Wildan. Ia juga mengaku hal itu baru pertama kalinya dilakukan.

"Saya cuma disuruh sama si Rama dan si Wildan. Ini cuma sekali, dan saya juga nggak tau," jelasnya dihadapan warga yang berkerumun.

Ia pun menolak untuk dibawa ke pihak kepolisian dengan alasan kasihan kepada orang tuanya. "Enggak mau dibawa ke polisi pak, kasian orang tua saya yang tidak mampu," tukas bocah yang juga mengaku masih duduk di kelas VIII Yayasan Sirijul Atfal itu.

Untuk memghindari hal-hal yang yidak diinginkan, RZ langsung diamankan oleh tokoh masyarakat dan ketua keamanan di wilayah setempat guna di antarkan kepada orang tuanya. (Putra)