Breaking News

Disdukcapil Kota Bogor Berikan Edukasi dan Pemahaman Tentang Administrasi Kependudukan

KOTA BOGOR - Sebanyak 68 Ketua Rukun Warga (RW) se-Kota Bogor, diberikan edukasi dan pemahaman tentang administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan pencatatan asipil (Disduk Capil) Kota Bogor, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang administrasi kependudukan menuju masyarakat yang tertib, pemerintah yang aktif, dan efesien

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Dodi Achdiat menuturkan, para ketua RW menjadi partner Disdukcapil di lapangan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu,,RW adalah penyambung informasi pelayanan Disdukcapil kepada masyarakat. Karena itu RW masuk ke dalam tatanan penyampaian informasi.

"RW juga bisa membantu pemuktahiran data penduduk Kota Bogor sebanyak 1.010.560 orang. Sambil melakukan pemutakhiran, mereka juga bisa melakukan sosialisasi Disdukcapil," tuturnya.

Ia berharap, RW sebagai mitra diharapkan pelayanan dan data bisa lebih valid. Sehingga data Disdukcapil bisa menjadi acuan bagi masyarakat.

Terpisah, Kabid Penyajian Informasi Administrasi Kependudukan dan Penempatan Data pada Disdukcapil Kota Bogor, C. Ari Setyaningsih menambahkan, Ketua RW adalah petugas yang ada di tengah masyarakat bisa diberdayakan untuk menemukan dan antisipasi kendala pelayanan Disdukcapil.

"Dengan peran Ketua RW, kendala pelayanan administrasi kependudukan menjadi berkurang. Semua masyarakat didorong untuk mempunyai akta kelahiran. Dan, untuk warga yang meninggal harusnya cepat diurus suratnya kematiannya ke Disdukcapil," tegasnya.

Ari mengatakan, dengan adanya pemikiran dan peran RW administrasi kependudukan bisa lebih lancar lagi. Tidak ada masyarakat yang tidak memiliki akta kelahiran serta akta Kematian.

"Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, masyarakat harus mempunyai dokumen lengkap. Harapan saya masyarakat bisa mempunyai dokumen lengkap," pungkasnya. (Gandi)