Breaking News

Tingkatkan Pelayanan PDAM Tirta Pakuan Akan Berlakukan Penyesuaian Tarif

KOTA BOGOR - PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor rencananya akan memberlakukan penyesuaian tarif mulai rekening bulan Oktober dibayar bulan November 2018.

Penyesuaian tarif ini dianggap penting untuk peningkatan pelayanan pelanggan dan kelancaran operasional PDAM, seperti perawatan infrastruktur, pengadaan bahan-bahan kimia untuk pengolahan, listrik, bahan bakar minyak, dan lain-lain.

Manajer Quality, Health, Safety dan Environment (QHSE) Hendra Setiawan mengatakan, perhitungan dan penetapan tarif air minum baru ini berdasarkan pada prinsip keterjangkauan dan keadilan, mutu pelayanan, pemulihan biaya (full cost recovery), efisiensi pemakaian, transparansi dan akuntabilitas, serta perlindungan air baku. 

"Dasar hukumnya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri No 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dan Peraturan Wali Kota Bogor No 66 Tahun 2018 tentang Tarif Air Minum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor," ungkapnya, Kamis (13/09/2018).

Prinsip keterjangkauan yang dimaksud, sambungnya, adalah 4 persen dari penghasilan alokasi untuk konsumsi air. Contoh dengan UMK Kota Bogor Rp3.550.000, maka alokasi 4 persen adalah Rp142.000.

"Dengan pelanggan golongan rumah tangga R1 asumsi pemakaian 20 meter kubik, rekening air yang dibayar sebesar Rp 58.800, maka alokasinya hanya 1.67 persen. Sehingga tarif baru PDAM masih terjangkau," katanya.

Disamping itu, tarif air minum ditetapkan berdasarkan klasifikasi kelompok pelanggan dan jumlah pemakaian yang diperhitungkan secara progresif.

Sebelumnya, apel pagi di lingkungan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dipimpin oleh Manajer Quality, Health, Safety dan Environment (QHSE) Hendra Setiawan, sekaligus pemberian penghargaan masa kerja 20 tahun kepada enam pegawai. 

Keenam pegawai tersebut diantaranya, Abdillah (Staf Asisten Manajer Sumber), Hendra Permana (Asisten Manajer Pembaca Meter), Bachtiar Rivai (Staf Asisten Manajer Pengolahan 2), Sarkis Suhermanysah (Staf Asisten Manajer Pengolahan 1), dan Novia Mochamad Fitri selaku Supervisor Sumber Ciherang Pondok dan Tangkil. 

Reporter : MTH 
Editor      : Ibra Hermawan