Breaking News

Jelang Akhir Masa Jabatan, Kades Sukatani Masih Tampung Aspirasi Masyarakat

KAB.BOGOR - Untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus penetapan pengajuan setiap wilayah desa Sukatani, Pemerintah desa (Pemdes) Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa tahun anggaran 2019, Jumat (28/9/18).

Musrenbang yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Sukatani itu dipimpin langsung kepala desa Sukatani dihadiri seluruh elemen masyarakat, Staf Desa Sukatani, Kasipem Kecamatan Sukaraja, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Kepala dusun, ketua RT dan RW, LPM, PKK, Kader Posyandu, Karang Taruna, Ketua BPD serta Bhabinkamtibmas Desa Sukatani.

Kepala desa Sukatani, Suhendar memaparkan, adapun skala prioritas program pembangunan pada tahun 2019 mendatang diantaranya pembangunan infrastruktur, bidang pemberdayaan dan bidang peningkatan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Hal itu, sesuai dengan yang diusulkan masyarakat dari masing-masing wilayah di desa Sukatani dalam Musrenbang hari ini," kata Suhendar.

Suhendar mengatakan bahwa kegiatan musrembang ini merupakan yang terahir kali menjelang akhir masa jabatannya.

"Karena itu, sebelumnya saya meminta semua unsur masyarakat desa Sukatani agar hadir dalam kegiatan ini untuk menyampaikan dan penetapan pengajuan masyarakat," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam membangun Desa Sukatani selama dirinya menjabat sebagai Kepala Desa, sehingga telah menghasilkan beberapa penghargaan salah satunya dalam realisasi bantuan rumah tidak layak huni pada tahun 2014 dan realisasi pembangunan infrastruktur terbaik di Kecamatan Sukaraja pada tahun 2018.

"Mewakili seluruh staf Desa Sukatani, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak mulai pemerintah pusat, daerah serta masyarakat dan juga rekan-rekan media yang telah berpartisipasi dalam pembangunan untuk kemajuan desa Sukatani ini. Karena tanpa bantuan dan kerjasama semua pihak, kami bukan apa-apa dan tidak bisa apa-apa," ucapnya.

Disamping itu, Suhendar juga menyampaikan permohonan maaf baik dari segi pelayanan dan beberapa pengajuan masyarakat yang belum terealisasi selama dirinya menjabat sebagai Kepala desa.

"Sekali lagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila di akhir masa jabatan saya masih ada pembangunan atau pengajuan yang belum terealisasi dan jika ada kekurangan dalam hal pelayanan," pungkas kepala desa yang menjabat sejak tahun 2013 itu. (Gandi/Ibra)