Breaking News

Foya-Foya Pakai Dana Desa Bersama PL , Bendahara Desa Masuk Bui

KALIMANTAN TENGAH - Akibat oerangkat desa yang kurang amanah dalam pengelolaan dan penggunaan keuangan desa, dana desa kembali memakan korban. Kali ini, Bendahara Desa Lubuk Hiju Lamandau, Kalimantan Tengah bernama Mutakim (35) harus berurusan dengan hukum.

Mutakim diduga telah melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa Lubuk Hiju sebesar Rp 199 juta yang bersumber dari ADD dan DD tahun anggaran 2017. Padahal Mutakim pada tahun 2017 dirinya baru menjabat sebagai Bendahara Desa.

Kasipidsus Kejari Lamandau, Bayu Probo Sutopo mengatakan, bahwa Mutakim menggunakan uang yang diduga hasil korupsi tersebut untuk foya-foya ditempat karaoke bersama para pemandu lagu dan teman-temannya.

"Mutakim mengaku bahwa uang tersebut sebagian besar habis digunakan untuk bergembira ria di tempat karaoke bersama teman-temannya dan beberapa pemandu lagu. Tempat karaoke tersebut berada di Desa Amin Jaya," terang Bayu, kepada wartawan, Sabtu (8/9/2018).

Bayu juga menegaskan, tersangka Mutakim sudah dijebloskan ke penjara. "Kasus Mutakim sudah siap disidangkan karena berkas sudah dinyatakan lengkap," imbuhnya.

Adapun modus yang dilakukan Mutakim adalah melakukan penarikan uang dari ADD dan DD tahap 1 selama 6 kali.

Tersangka terbukti memalsukan tanda tangan Kepala Desa Lubuk Hiju dan memalsukan pula stempelnya. Dalam proses pencairan ini sudah ada indikasi perbuatan melawan hukum karena tidak melibatkan Kades dan Perangkat Desa yang terkait.

"Proses pencairan sudah ada indikasi perbuatan melawan hukum, karena proses pencairan tidak melibatkan kades dan unsur perangkat pemerintah desa," pungkasnya. (Red)

Sumber : globalrelita.com