UPDATE

header ads

Calonkan Diri Jadi Ketua Komite Eksekutif Askab, Delif Subeki Ingin Majukan Sepak Bola Di Kabupaten Bogor

KAB.BOGOR - Tokoh sepak bola Kabupaten Bogor, Delif Subeki,SE secara resmi mendeklarasikan diri untuk maju pada bursa pencalonan sebagai Ketua Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Askab Bogor periode 2018 - 2022. Bertempat di Sekolah Sepak Bola (SSB) Kabo Mania, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/9/18). 

Dalam sambutannya, Delif Subeki menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen untuk memajukan sepak bola di Kabupaten Bogor, diantaranya meliputi pembenahan pelaksanaan kompetisi, peningkatan terhadap wasit dan pelatih serta penguatan kapasitas kelembagaan secara internal Askab dengan target melahirkan pemain berkualitas dari hasil pembinaan yang berjenjang sesuai visi dan misi untuk memajukan sepak bola di Kabupaten Bogor menjadi yang termaju ditingkat nasional, dengan memfokuskan pembinaan serta pengembangan pemain usia dini dan usia muda.  

"Adapun beberapa misi yang akan kita jalankan adalah, pertama bagaimana memperbaiki tata kelola organisasi asosiasi, dimana kita kedepankan transparansi keuangan akuntabilitas dan selalu berpedoman kepada statuta. Yang kedua, bagaimana meningkatkan sarana dan prasarana Sekolah Sepak Bola (SSB) termasuk meningkatkan SDM kepelatihannya, dan yang ke tiga kita ingin memberikan sebuah bantuan periodik per 3 bulan sekali kepada SSB yang terafiliasi dengan asosiasi. Sedangkan yang ke empat, kita ingian membangun sinergitas dengan seluruh stake holder baik pemerintah daerah maupun, SSB terafiliasi dan juga perkumpulan SSB dengan bagaimana kita membuat sistem pengembangan dan pembinaan sepak bola di Kabuaten Bogor," tuturnya dihadapan para pendukung yang hadir di acara tersebut.

Disamping itu, dirinya ingin menciptakan sebuah kompetisi sesuai dengan regulasi PSSI yang murah untuk menekan pembiayaan sehingga tidak terlalu membebankan kepada PS anggota dan nantinya tidak ada lagi uang jaminan dalam kompetisi, namun demikain dirinya tidak bisa menjaminkan bisa secara gratis. 

"Tentu saja kompetisi ini harus menekan pembiayaannya, kita ingin kompetisi yang murah dengan menekan pembiayaannya dan selanjutnya juga penting sekali kita ingin meningkatkan khusus lisesi baik itu kepelatihan, perangkat pertandingan dan juga kelembagaan serta meningkatkan sarana dan prasarananya," pungkas Delif Subeki, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Persebam.

Sementara itu, pengurus Club Prahara Ciampea Agus Yudi Soleh mengatakan, di Kabupaten Bogor ini semakin banyak SSB malah semakin terpuruk. Hal itu menurutnya ada pembinaan yang sistematis, kompetisi yang berkesinambungan dan aturan main yang dilanggar oleh induk organisasi sepak bola di Kabupaten Bogor. 

"Saya dulu dari Junior ke Suratin bisa langsung main ke senior tanpa ada SSB, tanpa ada Pelatih. Sekarang ada SSB, banyak pelatih bersertifikat tetapi jejnang dari junior ke suratin dan ke senior ada beberapa tahap lagi yang harus dilalui. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita semua. Kalau ada sesuatu yang mudah, kenapa tidak dipermudah dan jangan dipersulit, jika Kang Delif Subeki terpilih menjadi Ketua Eksekutif Askab Bogor, kita berharap agar dapat bekerja sesuai dengan statuta dan aturan main serta juklak juknis di PSSI," tukas pria yang akrab disapa Kang Yudi. (Ibra)

Posting Komentar