Breaking News

SMK Citra Pariwisata Maknai Arti Kemerdekaan Dengan Napak Tilas

KOTA BOGOR - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Cara yang paling umum adalah dengan menggelar lomba 17-an. Namun, SMK Citra Pariwisata Kota Bogor punya cara yang berbeda dalam memperingati HUT RI ke-73.

Selain mengadakan berbagai perlombaan dalam memperingati hari bersejarah ini sekolah kejuruan yang berada di Jalan Raya Cibeureum Gang Kabayan, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor menggelar kegiatan Napak Tilas yang diikuti seluruh siswa-siswinya, Sabtu (18/8/18).

Kepala sekolah SMK Citra Pariwisata, Sutisna, SPd, MMPd menuturkan kegiatan napak tilas perjuangan ini sekaligus dalam masa pembinaan siswa baru tahun pelajaran 2018/2019.

"Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun pada peringatan HUT RI yang bertujuan agar para peserta didik bisa merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Negara ini, dengan diaplikasikan melalui kegiatan ini," tutur Sutisna saat ditemui di Kantornya, Sabtu (18/8/18).

Menurutnya, agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu, maka kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu. Sedangkan untuk guru-gurunya mengikuti In House Training (IHT) selama dua hari, yaitu hari sabtu dan minggu. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini para peserta didiknya bisa lebih mengenal lingkungan serta bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan.

"Sesuai dengan tema, meningkatkan pembangunan dan pendidikan agar Indonedia lebih maju kaitannya dengan karakter bangsa. Mudah-mudahan anak-anak bisa menerapkan itu," pungkasnya.
Terpisah, Hendra Saputra Spd selaku Waka kesiswaan sekaligus panitia kegiatan memaparkan, napak tilas perjuangan ini sebagai bentuk dari kelanjutan HUT RI Ke-73 diikuti sebanyak 1.105 orang peserta dari 30 rombongan belajar (Rombel) yang terbagi menjadi 112 regu. Masing-masing regu terdiri dari 8 hingga 10 orang dengan rute perjalanan sekitar 2 kilometer.

"Untuk rutenya yaitu, start dari sekolah menuju wilayah Pabuaran Pasir, kemudian ke persawahan diwilayah Ciharashas lalu ke Pegunungan melalui TPU Lemah Duhur dan Leuwi Bangke. Jaraknya sekitar 2 kilometer," papar Hendra, didampingi Andika Putra, SE selaku Pembina OSIS.

Dalam perjalanan, masih kata Hendra, telah disiapkan 5 pos yang harus disingahi para peserta. Setiap pos diisi berbagai permainan diantaranya joged balon, sondah (engklek) serta lomba memasang dasi, pelayanan pramu saji khususnya bagi siswa-siswi jurusan Pariwisata.

"Sepanjang perjalanan ada 3 saran yang harus dipatuhi oleh peserta diantaranya salam senyum jika bertemu masyarakat yang dilewati, tidak diperkenankan berkata kasar dan menjaga tanaman milik warga serta peduli lingkungan untuk memungut sampah yang ada di jalan," pesan Kepala Sekolah yang disampaikan melalui Hendra.

Senada dengan Hendra, Andika pembina OSIS berharap dengan diadakan napak tilas ini bisa menjadikan peserta didik yang berkarakter, berpendidikan dalam etika, ucapan dan edukatif serta meningkatkan kesadaran cinta Tanah Air untuk membangun bangsa yang lebih maju.

"Semoga melalui kegiatan ini bermakna, mereka (siswa) mengengetahui perjuangan para Pahlawan, dengan harapan mereka sadar dan lebih mengetahui makna sebuah perjuangan baik dari segi lingkungan, kebersamaan, musyawarah dan mufakat," tutup Andika. (Ibra)