Breaking News

Satpol PP Kota Bogor Panggil Pihak Transmart Tajur

KOTA BOGOR - Dua orang bagian engineering, pihak Transmart Tajur memenuhi panggilan dari Satpol PP Kota Bogor. Pemanggilan kedua orang tersebut, dikarenakan telah melakukan kembali aktifitas pembangunan.

Padahal, aktifitas pembangunan pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Raya Tajur itu, masih berstatus ilegal dan belum mengantongi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota Bogor," ucap Kabid Gakperda Kota Bogor Dani Suhendar, kepada media diruang kerjanya. Kamis, (30/08/18).

Ia mengatakan, setelah dimintai keterangan, pihak Transmart Tajur mengakui bahwa telah kembali melakukan aktifitas pembangunan.

"Mereka mengakui telah melakukan kembali aktifitas pembangunan dengan alasan untuk merapihkan atau memperkuat instruktur," kata Dani.

Namun demikian, meskipun beralasan untuk merapihkan atau memperkuat instruktur bangunan, itu tetap tidak diperbolehkan karena masih masuk dalam bagian perizinan, tetap harus memiliki IMB terlebih dahulu.

"Mau bagaimanapun alasannya, jika belum mengantongi IMB tetap saja aktifitas tidak boleh berjalan," tegas Dani.

Terkait pengrusakan segel dan garis Pol PP. lanjut Dani, pihak Transmart menampik telah melakukan pengrusakan. Mereka mengelak dan bahkan tidak tahu siapa yang melakukan tindakan tersebut.

"Soal garis Pol PP ini, dari keterangannya mereka tidak mengakui karena rusaknya garis Pol PP bisa dikarenakan orang iseng atau cuaca sehingga garis Pol PP rusak dengan sendirinya," ungkapnya.

Dani menambahkan, pihaknya tetap akan melakukan menyelidikan terkait rusaknya garis Pol PP tersebut. Dani pun menegaskan kepada pihak Transmart untuk secepatnya menyelesaikan IMB dan tidak boleh melakukan kembali aktifitas sampai IMBnya sudah terbit.

"Saat ini masih teguran, dan mereka mengatakan tidak akan kembali melakukan aktifitas pembangunan. Tapi, saya juga sudah menegaskan jika masih melakukan aktifitas maka akan dikenakan sanksi yakni penyitaan barang - barang dan alat berat yang ada," pungkasnya. (MTH)