Breaking News

Resahkan Warga, Puluhan Kaum Ibu Blokade Galian Di Kadu Manggu

KAB.BOGOR - Dianggap meresahkan warga karena menimbulkan banyak dampak seperti membuat jalan rusak dan mengancam keselamatan anak, puluhan warga yang juga wali murid dari salah satu sekolah swasta di Desa Kadumangu Kecamatan Babakan Madang, melakukan aksi blokade jalan yang dilintasi truk-truk pengangkut tanah galian, Senin (20/8/18).

Puluhan warga yang mayoritas kaum hawa ini membentangkan spanduk keluhan bertuliskan truk-truk galian meresahkan masyarakat dan merusak jalan serta mengancam keselamatan anak-anak sekolah, hingga ahirnya wargapun memblokade jalan.

"Sebagai warga, kami merasa terganggu apalagi anak kami sekolah disini yang setiap harinya dilintasi truk-truk besar pengangkut tanah," kata Tina selaku koordinator aksi kepada wartawan.
Tina mengungkapkan, hal itu bukan berarti pihaknya tidak mendukung proyek ini, namun warga meminta agar jam operasional dialihkan diluar jam sekolah.

"Boleh operasi, tapi harus diatas jam 12 siang. Dan perhatikan semua yang terdampak saat ini seperti jalan yang makin rusak, juga banyak debu," pintanya.

Dia mengatakan, dari tuntutan warga ini pihak proyek galian merealisasikan atau tidaknya masih menunggu waktu yang dijanjikan.

"Direalisasi atau tidaknya masih setengah-setengah. Tapi jika tidak direalisi itu jadi tanda tanya besar bagi kami, dan lihat saja nanti," ujarnya.

 Hal senada dikatakan Abah Deni yang juga selaku wali murid disekolah tersebut, dirinya mengaku resah terkait keberadaan truk-truk tronton pengangkut galian yang melintas di area sekolah anaknya.

"Jelas sangat menganggu, kami meminta agar keselamatan dan kenyamanan anak didik dan pihak sekolah diperhatikan," tegasnya.

Menanggapi hal ini, pihak Desa Kadu Mangu mengatakan akan mengajukan hal ini ke pihak proyek untuk mengikuti keinginan warga, jika memang itu yang terbaik.

"Pemdes Kadu Mangu mengikuti aja apa yang di inginkan warga jika itu yang terbaik sekalipun harus ditutup," ujar Haji Jaja. (Gn/Ib)