Iklan Baner

Update

Peristiwa

Nasional

Pemerintahan

Pendidikan

Kesehatan

Publikasi

Lifestyle

» » » » » Perjuangkan Upah Brand Yang Layak, SPN Siapkan Berbagai Agenda Kegiatan

BOGOR - Untuk mewujudkan pengupahan yang layak dan adil, Serikat Pekerja Nasional (SPN) hingga saat ini terus berupaya memperjuangkan upah layak bagi para pekerja. Salah satunya, upah layak yang berkaitan dengan brand yang nenjual produk dengan harga tinggi namun memberikan upah yang minim.

"Upah layak yang berkaitan dengan brand tersebut sudah kita diskusikan. Ada beberapa langkah ketika kita bicara upah brand itu, kita harus melakukan identifikasi menyangkut dengan beberapa hal. Yang pertama adalah kita mengidentifikasi berapa jumlah pabrik garmen di Indonesia yang meliputi di daerah mana saja, jumlah tenaga kerja, ada pekerja tetap, ada pekerja kontrak apakah kontraknya jangka pendek atau jangka panjang, sistem upah yang saat ini berjalan dan apakah mereka sudah memiliki serikat pekerja atau serikat buruh," tutur Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan SH, usai pertemuan dengan Asia Floor Wage Alliance, di Cico Resort Bogor, Minggu (5/8/18).

Identifikasi yang terahir, lanjut Iwan, adalah kapasitas produksi. Kapasitas produksi itu terkait dengan berapa buyers atau brand memberikan jumlah order kepada satu perusahaan. "Itu langkah pertama menuju upah brand," imbuhnya.

Yang kedua, masih kata Iwan Kusmawan, pihaknya akan melakukan survei survei yang mulai dari kebutuhan hidup layak (KHL). "KHL itu kita lihat, contohnya ada pekerja lajang, ada pekerja yang sudah menikah tapi belum mempunyai anak, ada pekerja yang sudah menikah baru punya anak satu," paparnya.

Langkah yang ketiga adalah, pihaknya akan melakukan kampanye baik secara Nasional yang dilakukan di Indonesia dan kampanye Internasional yang dilakukan di Asia Tenggara, sesuai AFWA Asia.

"Setelah kampanye, langkah berikutnya adalah melakukan work shop atau seminar. Yang dilakukan dalam sebuah workshop itu adalah setelah kita mendapatkan data identifikasi maupun survei tadi," jelasnya.

Selain itu, melakukan sosialisasi lintas pekerja. Karena yang tergabung di AFWA itu secara otomatis disamping serikat pekerja dan serikat buruh juga ada NJO. "Maka yang kita lakukan untuk sebuah sosialisasi lintas pekerja itu adalah kepada perusahaan yang belum ada serikat buruh," terang Iwan Kusmawan.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan audiensi dengan buyer atau brand. "Jadi 3 langkah yang dilakukan untuk menunju upah brand dimana upah brand ini adalah upah diatas upah minimum, dan upah diatas upah sektoral," ujarnya.

Menurutnya, pada awal bulan Agustus SPN membuat rountable atau jadwal, dan minggu ke empat agustus akan melakukan identifikasi. Selanjutnya di minggu ketiga di bulan September akan melakukan survei dan di minggu ke empat September melakukan kampanye.

"Kampanye yang dimaksudkan, bisa kampanye secara terbuka atau secara tertutup. Itu nantinya tergantung komitmen," sambungnya.

Sedangkan, pada minggu pertama di bulan Oktober akan melakukan workshop, dan minggu ke tiga Oktober akan melakukan sosialisasi. Setelah itu, minggu pertama bulan nopember akan melakukan audiensi dengan beberapa brand yang ada di Indonesia.

"Jadi, Itu konsep terkait dengan upah menuju upah brand. Jadi kita tidak berbicara tentang upah minimum dulu sekarang ini, karena kita tau upah minimum itu hanya dibatasi oleh dua komponen yaitu inflasi dan pertumbuhan ekonomi," kata Iwan Kusmawan.

Menurutnya, langkah ini berjalan secara semu, maka pihaknya akan gunakan konsep ini mejadi solidaritas upah brand. Solidaritas upah brand itu, tidak hanya di Indonesia, tetapi ada di 3 negara yaitu Indonesia, Kamboja, dan Vietnam.

"Kita akan mulai dari indonesia, pada bulan agustus ini minggu ketiga atau keempat tadi kita akan terus melakukannya. Karena tujuan ahirnya upah brand ini kalau tahun di 2019 terlalu dekat atau terlalu sempit, maka targetnya adalah di tahun 2020 upah brand ini harus sudah berjalan," harapnya.

Langkah ini akan dilakukan secara cepat untuk terus melakukan tugas-tugas pekerjaan ini, "sehingga pada tahun 2019 paling tidak kita sudah punya konsep baku untuk menuju upah brand 2020," pungkasnya. (Red)

About 87 Online News

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply