Breaking News

SMK Citra Pariwisata Bogor Bangun Karakter Siswa Melalui MPLS

KOTA BOGOR - Seperti halnya sekolah lain khususnya di Kota Bogor dan di Indonesia pada umumnya, dalam memasuki tahun ajaran baru 2018-2019, SMK Citra Pariwisata Kota Bogor yang terletak di Jalan Raya Cibeuruem Indah RT 05/RW 03, Nomor 38 Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan MPLS teraebut pada umumnya dilakukan dalam rangka memperkenalkan lingkungan sekolah, program, sarana dan prasarana, cara belajar, pengenalan diri, dan kultur budaya lingkungan sekolah bagi peserta didik baru.

Hendra Saputra Spd selaku Waka kesiswaan SMK Citra Pariwisata menuturkan, ada beberapa komponen materi MPLS yang dilaksanakan tahun ini diantaranya, wawasan menyangkut tentang profil sekolah, sarana dan prasarana hingga pengenalan lingkungan sekolah hingga sosialisasi dari pihak kepolisian tentang tertib lalu lintas dan tentang bahaya Narkoba dari BNN hingga pengetahuan tentang bahaya pergaulan bebas melalui jejaring sosial juga eskul yang ada di sekolah tersebut.

"Selain itu, ada bagian materi yang lebih baik yaitu materi dari Purna Paskibra Indonesia (PPI) tentang pembentukan karakter, dalam hal ini agar siswa membangun dan menjunjung tinggi karakternya sesuai dengan karakter sekolah," tutur Hendra saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (17/7/18).

Sedangkan, masih kata Hendra, sebagai arahan dari pihak sekolah terhadap siswa salah satunya terkait budaya etika sopan santun terutama dilingkungan sekolah, baik terhadap guru, terhadap kakak kelas dan adik kelas. "Kemudian siswa itu diarahkan pengenalan kepada guru-guru, karena guru-guru disini masih baru. Hal itu, agar mereka saling mengenal," imbuhnya.

Dikatakannya, kegiatan MPLS ini diikuti oleh 459 siswa-siswi yang mendaftar di SMK Citra Pariwisata. Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan aturan yang ada dan tidak membudayakan peloncoan, atau mengujian mental yang berdampak memalukan diri sendiri. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Permendikbud nomor 18 tahun 2016.

"MPLS ini bersifat edukatif bukan perploncoan, karena itu siswa baru diharuskan memakai seragam dan atribut resmi sekolah dan dilarang diberi tugas serta menggunakan atribut yang tidak relevan dengan tujuan kegiatan pengenalan ini sesuai harapan kepala sekolah," paparnya.

Lanjut Hendra menjelaskan, kegiatan MPLS dilaksanakan selama 5 hari, yaitu sejak tanggal 9 sampai 14 Juli 2018. Menurutnya, meskipun MPLS ini diselenggarakan terlebih dahulu bukan menyalahi aturan tetapi melaksanakan aturan yang ada yakni tiada hari tanpa belajar.

"Justru kita melaksanakan aturan karena ada tujuan kami, dan sesuai intruksi kepala sekolah yang menginginkan tiada hari tanpa belajar. Sehingga setelah setelah kegiatan tersebut kegiatan belajar siswa sudah mulai seperti biasanya, dan mulai hari senin sudah ada proses belajar mengajar," jelas Hendra.

Dengan kegiatan itu diharapkan siswa-siswi SMK Citra Pariwisata ini dapat menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu dan amal serta membangun karakter manusia yang sesuai dengan visi misi Sekolah Citra Pariwisata agar mampu bersaing di dunia industri.

"Dalam konteksnya, setelah lulus dari sekolah ini tidak ada alumni yang menganggur, tetapi bisa langsung berkerja," pungkasnya. (Ibra)