Breaking News

Semua Kompak Menolak Dalil-Dalil Pengacara JADI Di Sidang Lanjutan MK

JAKARTA - Sidang lanjutan perkara gugatan pasangan calon (Paslon) nomor 3 Jaro Ade-Inggrid Kansil (JADI) nomor 28/PHP.BUP-XVI/2018 terhadap KPU Kabupaten Bogor kembali di gelar di Mahkamah Kontitusi (MK) Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Dalam sidang tersebut KPU Kabupaten Bogor sebagai termohon, Panwas dan Paslon nomor 2, Ade Yasin-Iwan Setiawan (Hadist) sebagai pihak terkait, kompak menolak semua dalil - dalil yang dipersoalkan kuasa hukum dari paslon nomor 3.

"Sebagai pihak terkait, kami mohon majelis hakim menolak semua dalil - dalil pemohon seluruhnya. KPU dan Panwas tadi di persidangan juga menyampaikan hal yang sama," kata Usep Supratman, SH MH, advokat yang bertindak sebagai kuasa hukum Paslon nomor 2 Hadist dalam keterangan pers nya.

Wakil Direktur Bidang Hukum dan Advokasi Tim Pemenangan Hadist ini menjelaskan, salah satu poin yang dipersoalkan pihak nya adalah suara sah sebanyak 65.195 yang diduga suara tidak masuk ke Paslon nomor 2 untuk dikurangkan. "Itu dalilnya apa? Gak ada dasarnya baik UU maupun peraturan lainnya," ungkapnya.

Apa yang dijadikan dasar pemohon, sambung Bacaleg nomor satu Dapil  3 DPRD Kabupaten Bogor dari PPP, adanya suara tidak sah sebanyak 65.195 tidak dapat dibuktikan dari mana pemohon mengetahui suara yang tidak sah.

"Suara 65.195 adalah asumsi pemohon, karena suara yang tidak sah dari hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Bogor adalah 140.268. Jadi jelas, kalau begini keinginan pemohon untuk mengambil suara Paslon nomor 2 adalah merupakan percobaan pencurian suara yang dilakukan pemohon dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2018," tegasnya.

Sementara itu, Pengacara Negara, Ferli Sarkowi yang bertindak sebagai kuasa hukum KPU Kabupaten Bogor meminta majelis hakim MK mengabulkan eksepsi termohon dan menolak permohonan pemohon untuk seluruh nya. 

"Dan menyatakan sah dan benar keputusan KPU Kabupaten Bogor nomor 155/PL.03.06-Kpt/3201/KPU-KAb/VII/2018 tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara Paslon dalam Pilbup Bogor tahun 2018  tanggal 6 Juli 2018 pukul 23.37 WIB beserta berita acara nya," jelasnya.

Disamping itu, Ketua Panwas Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin ketika ditanya majelis hakim Konsitusi menyatakan tidak ditemukan pelanggaran dalam Pilkada Kabupaten Bogor. "Makanya kami menolak semua dalil yang disampaikan pemohon," katanya. (MTH)