Breaking News

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Kota Bogor Geber Pencetakan e-KTP Hingga H-2 Idul Fitri

foto: Antusias Warga Kota Bogor Untuk Mengajukan Pencetakan e-KTP, Senin (4/6/18)
KOTA BOGOR - Sempat terhenti dikarenakan tinta E-KTP habis beberapa bulan lalu, Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor kini kembali melayani proses pencetakan E-KTP, Senin (4/6/18). Ratusan warga Kota Bogor dari berbagai kecamatan dan kelurahan terlihat antusias memadati kantor pelayanan administrasi kependudukan di Jalan Adnan Wijaya, Kecamatan Bogor Utara sejak pagi.

"Mulai hari ini, kami sudah membuka kembali pelayanan pencetakan e-KTP, yang mana beberapa bulan terakhir sempat terhenti karena tintanya habis," kata Kepala Seksi Identitas Penduduk Ifti Martini, saat ditemui 87onlinenews.com di ruang kerjanya, Senin (4/6/18).

Menurutnya, diperkirakan jumlah warga yang datang untuk mencetak KTP-el hari ini mencapai sekitar 700 hingga 800 orang. Untuk mengakomodir seluruh permohonan pencetakan e-KTP yang sudah Print Ready Record (PRR) atau siap cetak pihaknya akan membuka pelayanan sampai menjelang H-2 Lebaran. "Kami akan buka sampai 13 Juni, karena yang PRR mencapai 17 ribu e-KTP akibat sempat tertunda beberapa bulan," imbuhnya.

Ia menjelaskan, seharusnya masyarakat yang mengajukan proses pencetakan hari ini bisa langsung selesai. Namun karena ada kendala dari sistem, maka hari ini pemohon hanya bisa mengajukan permohonan pencetakan.

"Seharusnya hari ini jadi. Tetapi karena ada gangguan sistem, jadi untuk yang mengajukan pencetakan hari ini, besok e-KTP nya baru bisa di ambil. Tapi mulai besok (Selasa, 5/6/18) kita usahakan e-KTP langsung jadi hari itu juga," jelasnya.

Dirinya menyarankan agar sebelum datang ke kantor terlebih dahulu mengecek status e-KTP yang bersangkutan di website resmi disdukcapil.kotabogor.go.id untuk mengetahui statusnya, apakah sudah PRR atau masih dalam penunggalan data di Kemendagri. Jika status e-KTP sudah PRR silahkan datang ke kantor dengan membawa Kartu Keluarga (KK) atau suket (surat keterangan) atau e-KTP yang rusak atau membawa surat keterangan hilang.

"Pemohonan e-KTP boleh juga diwakilkan dengan membaw surat kuasa dari yang bersangkutan, hal ini untuk menghindari penyalahgunaan e-KTP sebagai identitas pribadi oleh orang yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya. (Ibra)