UPDATE

header ads

DPP SPN Imbau Perusahaan Berikan THR Sesuai Peraturan

BOGOR - Dari sejumlah anggota perusahaan, sebanyak 631 perusahaan yang berada di 72 Kota dan Kabupaten dengan jumlah anggota sebanyak 300.373 orang, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sampai dengan tanggal 6 juni 2018 belum ada yang mengadukan terkait pelanggaran penundaan yang tidak membayarkan, dengan kata lain nihil.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) Iwan Kusmawan SH melalui Pers Rilis yang diterima Redaksi, Rabu (6/6/18).

Kendati demikian, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan bakal juga terjadi penundaan pembayaran atau tidak membayar sama sekali oleh perusahaan. Hal ini dilihat dari pengalaman sebelumnya.

"Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, ada juga perusahaan yang membayarkan THR kepada karyawannya 2 hari sebelum hari raya. Pelaksanaan dapat berjalan dengan baik tergantung empati pejabat yang menangani," ujar Iwan Kusmawan.

Untuk mengantisipasi hal itu, DPP SPN sudah mengeluarkan Instruksi kepada seluruh perangkat dan anggota agar terus melakukan pemantauan dan investigasi serta membuka posko pengaduan THR.

"Jangan sampai ada perusahaan yang diam-diam tidak taat, tahu-tau meledak aksi, ini yang tidak kami harapkan. Sekali lagi kami menghimbau kepada seluruh peruasahaan agar memberikan THR kepada pegawainya tepat waktu seauai dengan Permenaker no 6 Tahun 2016, yaitu seminggu sebelum hari aya," titurnya.

Disisi lain, lanjutnya, pembayaran THR ada juga yang sudh disepakati dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Sehingga nilainya bukan hanya satu bulan upah justru bisa lebih dari satu bulan.

"Karena berdasarkan kesepakatan, maka kami menilai hal tersebut menandakan berjalannya hubungan Industrial diperusahaan tersebut," kata Iwan Kusmawan.

Iwan menambahkan, pembayaran THR diberikan oleh perusahaan kepada mereka yang telah bekerja selama 12 bulan berturut-turut dengan besaran satu bulan upah.

"Sedangkan untuk pekerja yang belum mencapai 1 tahun, pembayaran THR diberikan secara proporsional," pungkasnya. (Ibra)

Posting Komentar