Breaking News

Bulan Ramadhan, Pemdes Waringin Jaya Sibuk Bangun Infrastruktur

KAB.BOGOR - Bulan Ramadhan 1439 Hijriah/2018 Masehi, Pemerintah Desa (Pemdes) Waringin Jaya, Kecamatan Bojong Gede sibuk genjot realisasikan dana desa (DD) melalui pembangunan infrastruktur jalan desa dan jalan lingkungan.

Sekretaris Desa Waringin Jaya Rusdiono Memapakan, anggaran DD tahap pertama tahun 2018 sebesar 20 persen atau senilai Rp 161.663.862 rupiah masih diptioritaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan melalui betonisasi jalan desa dan jalan lingkungan.

"Dana desa tahap pertama tahun ini diprioritaskan untuk betonisasi jalan desa di RT 03/06 Dusun III dengan volume 250 x 3 x 0,10 dengan total anggaran sebesar Rp 97.520.000. Sedangkan untuk betonisasi jalan lingkungan di wilayah RT 04/06 Dusun III dengan volume 250 x 1,20 x 0,10 dengan anggaran senilai Rp 35. 310. 000 rupiah," papar Rusdiono saat ditemui di kantornya, Selasa (22/5/18).

Menurutnya, selain di prioritaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan, dana desa tahun ini juga dialokasikan pada bidang kesehatan salah satunya pembangunan Posyandu, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap minggu di Posyandu dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Kedepan, untuk dana desa tahap berikutnya akan kita peruntukan pada pembangunan Posyandu di RW 01, dan Bumdes di bidang jasa penyewaan alat pesta serta warung desa untuk memfasilitasi kebutuhan warga juga desa dalam menyediakan alat tulis kantor (ATK) Serta pemberian makanan tambahan (PMT) di Posyandu setiap minggu," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Waringin Jaya Rohmat menambahkan, seluruh pengerjaan pembangunan melalui padat karya yang dikerjakan oleh masyarakat setempat. Mengingat bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan, agar hasilnya lebih maksimal maka pengerjaan pembangunan dilakukan pada malam hari usai tarawih hingga pagi hari. 

"Karena kalau siang warga sedang melaksanakan ibadah puasa, jadi pengerjaan dilakukan pada malam hari setelah tarawih bahkan sampai pagi supaya hasilnya lebih maksimal," tambah Kades Waringin Jaya.

Sementara, untuk realisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tahun 2018, Rohmat mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi besaran kuota untuk Desa Waringin Jaya.

"Masih ada sekitar 400 unit RTLH yang tersebar di 9 RW. Untuk tahun ini kami belum mendapat informasi terkait jumlah batuannya," pungkas Rohmat. (Ibra)