UPDATE

header ads

Ali Taufan Vinaya : GMBI Distrik Kabupaten Bogor Tidak Akan Tinggal Diam

BOGOR - Usai memberikan keterangan di Polres Bogor, Dian Pribadi, salah sati dari Anggota LSM GMBI Distrik Kabupaten Bogor langsung melakukan Konferensi Pers di Cibinong, Kamis (24/5/18).

"Sesuai dengan apa yang saya sampaikan kemarin di media, bahwa hari ini, saya akan datang untuk memberikan keterangan," ujar Dian Pribadi kepada Wartawan.

Dalam Keterangan Persnya, Dian menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah merasa berbuat dan melakukan penghinaan, apalagi pencemaran nama baik terhadap Sambas Alamsyah.
Menurutnya, apa yang dia katakan di salah satu group WA bukanlah fitnah keji, tetapi fakta dari keputusan sidang kode etik lembaga.

Dian juga menyampaikan, bahwa pada tanggal 17 November 2017, ada surat keputusan Dewan Kode Etik dengan Nomor 5/DKE/LSM GMBI/2017 DPP, 
Dan Surat Keputusan DPP LSM GMBI No : 7/SK - DPP LSM GMBI / XI / 2017. Tentang pemberhentian dengan tidak hormat terhadap Sambas Alamsyah sebagai Ketua Distrik LSM GMBI Kabupaten Bogor.

Dalam Petikan amar putusan nomor: 5/DKE/LSM GMBI/2017, diputuskan pada tanggal 20 November 2017 nomor 2 menyatakan teradu Sambas Alamsyah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pelanggaran organisasi dan kode etik LSM GMBI, merusak harkat, martabat,  nama baik dan kehormatan lembaga berupa :

A. Penyalah gunaan wewenang dalam jabatan sebagai Ketua Distrik LSM GMBI Kabupaten Bogor, menerima uang sebesar Rp200 juta rupiah untuk perbaikan rumah yang dikontrak oleh LSM GMBI Kabupaten Bogor tetapi tidak dipergunakan sesuai peruntukannya.

B. Penyalah gunaan wewenang  dalam jabatan sebagai Ketua Distrik LSM GMBI Kabupaten Bogor menggunakan dana santunan yatim piatu sebesar Rp5 juta rupiah untuk kepentingan pribadi.

Pada kesempatan itu, Ali Taufan Vinaya, yang ikut hadir menemani Dian Pribadi menambahkan, bahwa keputusan lembaga itu sifatnya final dan mengikat. 

"Jadi apa yang dituduhkan oleh Sambas Alamsyah terhadap Dian Pribadi, jelas sangat tidak mendasar. Saya menilai bahwa Sambas Alamsyah tidak mengetahui adanya surat keputusan tersebut dan tidak mempelajarinya dan kita akan lawan," tutur Ali Taufan Vinaya.

Dalam keputusan Sidang etik, lanjutnya, jelas bahwa Sambas telah mempermalukan nama lembaga. "Kami dari tim akan melakukan konsultasi hukum dengan tim dari lembaga untuk mengkaji dan melakukan pelaporan balik terhadap Sambas Alamsyah," sambungnya.

Mengenai masalah kelanjutan dari pelaporan masalah ini, tencana pihak penyidik Polres Bogor Akan melakukan pemanggilan kepada Ketua Majelis Sidang Kode Etik dan Ketua Umum DPP LSM GMBI. (Red)

Posting Komentar