Breaking News

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Bogor Tindak Tegas Penebang Pohon Sembarangan

KOTA BOGOR - Masih maraknya pengusaha yang menebang pohon sembarangan di kawasan ruang terbuka hijau khususnya di Kota Bogor, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dari Fraksi Golkar menegaskan, Pemerintah Kota Bogor harus memberikan sangsi sesuai peraturan yang berlaku.

"Banyak masyarakat di Kota Bogor yang ingin menanam pohon setiap minggu, tetapi masih banyak segelintir oknum pengusaha yang melakukan penebangan pohon sembarangan," ujar Inisiator Gerakan Tanam Pohon (GTP) usai melakukan penanaman pohon di Rusunawa, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Minggu (29/4/18).

Karena itu, Heri Cahyono meminta kepada Pemerintah Kota Bogor melalui pihak terkait untuk menindak tegas dan memberikan sangsi sesuai dengan peraturan yang berlaku, salah satunya pengelola oembangunan Transmart di Jalan KH Abdulah Bin Nuh.

"Saya harap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengusut hal ini dan memberikan sangsi tegas sesuai peraturan yang berlaku agar mereka tidak menebang pohon seenaknya. seperti pihak Transmart, apakah untuk membuat pintu masuk harus menebang pohon yang ada di ruang terbuka hijau?," paparnya.

Heri Cahyono menambahkan, jika ada yang mengatakan Kota Bogor sebagai Green City belum tepat. "Jadi jika diakatakan Kota Bogor sebagai Green City, itu belum tepat," tambah alumni Fakultas Kehutanan angkatan 28 di Institut Pertanian Bogor.

Dalam kegiatan GTP yang ke 176 ini, Ia juga berharap kepada sekelompok kecil masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Tanam Pohon (GTP) ini terus bergabung untuk menyelamatkan lingkungan Kota Bogor. (Ibra)