Breaking News

Pembangunan Transmart Bermasalah, Aktivis Minta KPK Soroti Pejabat Pemkot Bogor

KOTA BOGOR – Pembangunan Transmart di Kota Hujan Kembali bermasalah. Setelah di Jalan KH Abdullan Bin Nuh Yasmin, kini pembangunan pusat perbelanjaan di Jalan Tajur Kelurahan Pakuan Kecamatan Bogor Timur pun diketahui tak berizin alias bodong. Pengelola perusahaan ritel Chairul Tanjung ini diketahui membangun tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Menurut Egi Hendrawan Aktivis Anti Korupsi mengatakan, Transmart adalah salah satu supermarket ternama di Tanah Air. Bahkan, pembangunan gerai Transmart di beberapa daerah cukup ekspansif. Sehingga, tak menutup kemungkinan adanya praktik suap amdal Transmart Seperti yang Terjadi Di Cilegon.

"Terlebih setelah Transmart masuk daftar catatan hitam KPK. Karena itu, pergerakan Transmart di Kota Bogor sudah sepatutnya menjadi perhatian khusus lembaga antikorupsi," tegas Egi.

Karena itu, aktivis anti korupsi yang energik tersebut mendukung dan mendesak KPK untuk memelototi Legislatif dan Eksekutif di Kota Bogor terkait pembangunan transmart

Dikatakannya, Politikus dan Kepala Daerah sejauh ini merupakan dua pihak yang memiliki kaitan erat atas sejumlah kasus suap perizinan dan pemenangan proyek maupun pengadaan barang. Langkah tersebut akan menjadi pijakan untuk menindak para pengusaha yang tidak taat aturan.

"Aspek yang akan di audit meliputi izin mendirikan bangunan (IMB), pemanfaatan air bawah tanah untuk kepentingan komersil, analisis dampak lingkungan, amdal analisis dampak lalu lintas dan pajak," tutup egi. (Red)