» » » » » » Kades Bojong Gede Akan Fasilitasi Warga Korban Penggusuran

KAB.BOGOR - Pasca penggusuran rumah dan kios yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor di pinggir Jalan Raya Bojonggede pada 30 Nopember 17 lalu, menimbulkan kesan yang  mendalam.

Sehingga warga korban gusuran tersebut merasa sakit hati dengan Kepala Desa nya dan menuding Kades Bojonggede tidak memihak kepada warganya. 

Namun setelah diadakan pertemuan bersama warga korban gusuran yang dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bogor, H Barkah  dan anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu di kediaman Kades Bojonggede, pada Selasa (2/1/18) saat ini warga korban penggusuran itu sudah mulai mengerti.
 
Dalam pertemuan tersebut Kades Bojonggede, anggota DPRD Kabupaten Bogor, dan anggota DPR RI mendengarkan keluhan warga korban gusuran tersebut. 

Pada kesempatan itu, Ismudin salah satu perwakilan dari warga korban penggusuran menuturkan, setelah menerima surat peringatan ke 1 dirinya sudah berupaya mengirimkan surat kepada Bupati Bogor, namun tidak ada tanggapan.

"Kemudian kami dikumpulkan oleh Kades dan Camat Bojonggede, hasil dari pertemuan tersebut kami bersepakat mundur beberapa meter agar bangunan kami tidak dibongkar dan dituangkan dalam berita acara rapat," tuturnya.

Kendati demikian lanjutnya, bangunan miliknya tetap dibongkar. "Kalaupun alasannya IMB, seharusnya bisa dimusyawarahkan dan kami pun siap membuat IMB. Kami ini taat hukum," tambahnya.

Ia berharap dengan adanya pertemuan tersebut, persoalan itu bisa diselesaikan dengan baik. "Karena kami juga punya hak dalam hal ini," ungkapnya. 

Sementara itu, Adian Napitupulu anggota DPR RI dari fraksi PDIP  menyampaikan keberadaannya dalam pertemuan ini sudah menjadi tugasnya selaku wakil rakyat yang harus membantu masyarakat. 

"Semaksimal mungkin akan saya bantu, dan saya juga minta maaf kalau kedatangan saya terlambat karena saya dapat informasi setelah adanya pembongkaran," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kades Bojonggede, Dede Malvina juga meminta maaf kepada warganya yang menjadi korban pembongkaran tersebut.

"Saya akui saya bersalah tidak bisa melindungi masyarakat. Namun sebenarnya saya sudah berupaya dari sebelum pembongkaran, saya lah yang paling menentang pembongkaran tersebut dan bukan pihak Desa yang mengajukan pembongkaran," tegasnya.

Pasca penggusuran pun lanjutnya, dirinya mengumpulkan warga dan menghubungi LBH 9 bintang yang katanya LBH tersebut membantu warga korban gusuran.

"Saya siap membantu memberikan data terkait tanah untuk LBH tersebut apabila diperlukan. Jadi kalau warga mengangap saya sebagai Kades yang berpihak ke Pemda itu salah, adapun warga yang kesal sama saya, itu saya terima karena saya pun maklum dengan kondisi warga sekarang ini," tuturnya. 

Dede Malvina menyatakan, dalam hal tersebut pihaknya siap membantu memfasilitasi untuk kronologis surat warga yang menjadi korban penggusuran. (M.Ilyas)
 
Sumber :  MCBR
Editor     : Ibra Hermawan

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply