Breaking News

Korban Gempa Di Kecamatan Cigudeg Belum Mendapatkan Penanganan

Foto : Danrem 061/SK Bersama Jajaran Saat Meninjau Kondisi Rumah Korban Bencana di Kp.Babakan Cikaret RT 02/03, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor 

KAB.BOGOR - Guncangan gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada pada Selasa, 23 Januari 2018 menyisakan kesedihan bagi warga Kabupaten Bogor yang terdampak bencana tersebut.


Salah satunya dirasakan Tati (55) seorang janda, warga Kampung Babakan Cikaret RT 02/03, desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang rumahnya rata dengan tanah saat kejadian gempa, Selasa (23/1/18) lalu.

Ia mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di sawah dan bergegas pulang karena dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Waktu gempa, saya lagi di sawah. 
Pas kerasa ada gempa saya cepat cepat pulang, gak lama ini rumah langsung ambruk," tuturnya dihadapan Komandan Korem 061/SK dan Jajarannya saat meninjau kelokasi, Rabu (24/1/18).

Ironisnya, sejak kejadian sampai saat itu belum ada satupun pihak terkait baik dari pemerintah desa, kecamatan ataupun dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang datang meninjau ke lokasi musibah tersebut.

"Belum ada yang datang kesini, baru bapak-bapak ini (Danrem 061, Dandim 0621, Koramil Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, red) yang kesini," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Komandan Korem 061 Suryakancana Bogor mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Bogor agar dapat segera tertangani.

"Tadi kan sudah kita validasi semua jumlah korban di beberapa lokasi, dari hasil validasi tersebut nantinya akan kita sampaikan ke Pemerintah Daerah," terang Komandan Korem 061/SK Muhammad Hasan, usai meninjau ke beberapa lokasi bencana di Kabupaten Bogor.

Upaya yang dilakukan Korem 061/Surya Kencana, Kodim 0621/Kabupaten Bogor serta jajaran Koramil di masing-masing wilayah mengerahkan anggotanya untuk membantu korban, menghubungi BPBD,  membantu evakuasi, melakukan pendataan lanjutan serta koordinasi dengan pihak terkait, dan membuat posko sementara di daerah paling banyak korban di kecamatan Nanggung. (Edoy/IBRA)