» » » » » Pengerjaan Jalan Bojong Kulur Wanaherang Disoal Warga

KAB.BOGOR - Warga Kampung Bubulak RW05 Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, mengeluhkan pengerjaan proyek perbaikan Jalan Raya Bojongkulur yang terkesan asal-asalan.

Adi (25) salah seorang warga RW05, mengungkapkan pada dua minggu lebih yang lalu saat pengecoran lanjutan terlihat di titik depan Gor Badminton Aneka Sport sangat tak bagus pengerjaannya.

"Saya liat proses pengecoran di depan GOR, olahan semen yang keluar dari molen seperti sudah hampir mengeras. Hasilnya, keesokan harinya disaat corannya sudah keras terlihat menggumpal," kata Adi, Jum'at (22/12/2017).

Dikatakannya, bahwa sejak awal pengerjaan untuk dasar pengecorannya terlihat tak rata. "Walaupun cuma dasar, seharusnya dibuat rata antara sisi sama sisi agar hasilnya bagus saat proses pengecorannya. Hasilnya terlihat disaat coran kering permukaan jalan tak rata dan bergelombang," tuturnya.

Karena itu lanjutnya, masyarakat merasa kecewa dengan hasil pengerjaan jalan yan tidak sesuai dengan yang diharapkan. "Kenapa kita kecewa, sebab kita bayar pajak PBB, dan program jemput bola oleh RT/RW setempat berjalan dengan baik dan menghasilkan pajak bumi bangunan rumah warga yang maksimal. Terbukti 90 persen warga desa Bojongkulur tercatat di tahun ini saja bayar PBB nya lancar. Artinya, saya berhak protes dengan hasil proyek pemerintah yang mengecewakan," tandasnya.

Hal senada diungkapkan Prida (35) warga RW04, yang mengatakan dari awal pada proses pengecoran dari tahap ke tahap lanjutan sambungan tak pernah melihat pihak pengawas dari dinas terkait.

"Kalau ada pengawas dari dinas terkait pasti hasil pengecorannya bagus, plastik sebagai alas pengecoran pun hanya sisi ujung kiri dan kanan, tidak full. Tapi lihat aja sendiri kang, tidak perlu orang yang mengerti yang awam pun soal pembangunan dapat menilai hasilnya," ucap Prida kepada wartawan.

Dirinya pun menyayangkan sikap Dinas terkait khususnya pada UPT PUPR setempat yang terkesan cuek mengawasi pihak ketiga, dalam hal ini kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah bidang peningkatan jalan.

"Saya kecewa dengan hasilnya, karna kita berbatasan dengan daerah Kota Bekasi, sangat beda ya proses pengecoran peningkatan jalannya. Kalau di kota bekasi pihak kontraktor terlebih dahulu melakukan pemadatan dasarnya agar sama rata antara sisi kiri dan kanan, kalau disini yang diratakan hanya jalan berlubangnya saja memakai coran biasa," tutur Prida.

Diketahui, pihak ketiga atau kontraktor sebagai penyedia jasa mengerjakan peningkatan di Jalan Wanaherang - Bojongkulur Paket IV, dari PT. Karya Papindo Jaya, dengan nilai kontrak yang terlihat dari papan proyek di pinggir jalan dengan pagu anggaran Rp 3,663,656,000. Dan konsultannya dari PT. Triexnas.

Diselembaran buku sosialisasi titik-titik lokasi pengerjaan proyek di Kecamatan Gunungputri, untuk paket proyek peningkatan Jalan Wanaherang - Bojongkulur pada Paket IV, adalah dengan nominal pagu anggaran sebesar Rp 4,117,590,000. Entah ada perubahan terkait pagu anggaran untuk proyek peningkatan jalan tersebut, jadi jika di minuskan sebesar Rp 453,934,000. (Yudhi)

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply