Breaking News

Menunggu Rekom, H Eman Sulaeman Terus Lakukan Komunikasi Politik

KAB.BOGOR - Meskipun masih beberapa bulan, menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) yang akan di Gelar secara serentak di seluruh daerah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tahapan demi tahapan telah dilalui oleh beberapa kandidat Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati baik melalui Jalur Partai Politik maupun jalur indenpendent. Dari beberapa tokoh Politik yang sudah mendaftarkan diri melalui Jalur Partai Politik hingga hari ini masih Menunggu rekomendasi dari partai pengusung.

Seperti di katakan salah satu Tokoh Politik yang sudah mendaftarkan dirinya untuk mencalonkan diri memimpin Bumi Tegar Beriman melalui PDI Perjuangan, H Eman Sulaeman hingga saat ini masih menunggu keputusan Pimpinan Pusat partai tersebut nama siapakah yang akan keluar sebagai Calon Bupati Bogor dari PDI Perjuangan. 

Walaupun demikian katanya, dirinya terus melakukan komunikasi lintas Partai seperti yang di lakukan dengan PAN, Nasdem dan Hanura. 

"Sambil menunggu rekom dari DPP, saat ini saya terus lakukan komunikasi politik baik internal partai maupun lintas partai sesuai dengan arahan pimpinan partai. Bukan saja intenal Partai tetapi juga dengan Lintas Partai seperti yang sudah saya lakukan dengan PAN, Nasdem dan Hanuran di Kabupaten Bogor," ugkap H. Eman Sulaeman saat di jumpai di kediamannya, Kamis (09/11). 

Menjawab pertanyaan seberapa Besar can's nya bisa mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, Pria yang akrab di sapa Kaheman ini mengatakan bahwa bila mengacu pada jumlah pendaftar melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor sebanyak sepuluh orang, baik dari internal partai maupun di luar partai. Tetapi kata Kaheman, dari Seluruh kandidat yang daftar tidak ada yang menonjol, semuanya sejajar. 

"Bila mengacu pada survey di tingkat Jawa Barat, dari 10 kandidat tersebut hanya 3 (tiga) orang yang unggul. Namun kita tidak akan terpaku pada survey yang dilakukan oleh internal Partai, tetapi bagaimana mampu meraih kepercayaan masyarakat Kabupaten Bogor terhadap elektabilitas tokoh tersebu," tuturnya. 

Dikatakan Kaheman, dengan pengalamannya selama 2 (Dua) periode memimpin sebagai Kepala Desa Banjar Wangi menjadi modal utama dalam memahami situasi politik, karena Pilkada dengan Pilkades tidak jauh berbeda. 

"Namun yang paling penting adalah tujuannya untuk mengabdi Kepada masyarakat. Dua periode mengabdi untuk masyarakat Desa Banjar Wangi, bila di berikan kepercayaan oleh masyarakat Kabupaten Bogor saya ingin mengabdi kepada masyarakat yang lebih luas yaitu Kabupaten Bogor," ujarnya. 

Hingga saat ini, lanjut Kaheman, dirinya masih terus melakukan komunikasi dengan lintas Partai seperti PAN, Nasdem dan Hanura secara intens. 

"Alhamdulillah, sejauh ini respon mereka sangat baik, terutama dari PDIP itu sendiri sangat memberikan respon positif kamunikasi yang saya lakukan dan tidak menutup. Apa lagi di Pusat baik Nasdem maupun Hanura sudah menjadi satu kesatuan," pungkasnya.  (IM/IB)