» » » » » » Empat Hal Isu Pertanian Ini Harus Diantisipasi Pemerintah

BOGOR - Ada empat hal besar menyangkut isu pertanian dan pangan yang dinilai perlu diantisipasi lima tahun ke depan yakni kesejahteraan petani, data pertanian, harmonisasi kebijakan, dan keamanan pangan. 

Hal itu ditegaskan, Koordinator Rembug Daerah Bidang Pangan yang juga Guru Besar IPB Dwi Andreas Santosa, dalam Rembug Nasional 2017 yang digelar di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB), Senin (13/11).

Menurutnya, sebagian besar masyarakat miskin di pedesaan adalah masyarakat petani. Jika dilihat dari nilai tukar petani (NTP), kondisi masyarakat petani juga belum cenderung membaik.

"Hal itu jadi perhatian kita bersama, karena kesejahteraan petani adalah segalanya untuk pembangunan pertanian," ujar Andreas.

Untuk itu, kata Andreas, isu kesejahteraan petani layak diperhatikan. Jika petani tidak sejahtera, jumlah regenerasi petani semakin menurun. Terlebih, jumlah petani muda saat ini hanya tinggal delapan persen.

"Kedepan, kesejahteraan petani harus ditingkatkan sehingga sektor pertanian menjadi menarik lagi bagi generasi muda untuk masuk dunia pertanian," kata Andreas.

Menyangkut tata kelola pangan, Andreas menyatakan butuh data pertanian yang akurat, baik untuk pengambilan kebijakan maupun bagi kementerian dan lembaga terkait lain. Ia mencontohkan, data produksi pangan yang saat ini masih diragukan karena problem metodologi perhitungan.

"Jika data pertanian bagus, akan diketahui kapan harus menambah stok. Ketika stok pangan rendah, pemerintah dapat menentukan kebijakan selanjutnya," papar Andreas.

Menyinggung harmonisasi kebijakan, Andreas menyoroti perlunya langkah sinergis antar lembaga dan kementerian. "Jika terjadi harmoni di semua lini, data akan membaik, tata kelola pangan juga membaik," ucap dia.

Setelah tiga hal di atas diperhatikan, tak kalah pentingnya adalah keamanan pangan. "Karena keamanan pangan akan menjadi beban nasional yang luar biasa ke depan," imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto menuturkan, pertanian adalah salah satu tulang punggung pembangunan bangsa. Jika pertanian maju, maka bangsa akan sejahtera. Sidarto menilai untuk pertanian yang lebih maju, kebijakan yang diambil haruslah berbasis ilmu pengatahuan dan teknologi.

Rembug Nasional ini merupakan rembug daerah ke-16 yang telah dilaksanakan di sejumlah perguruan tinggi. Untuk rembug daerah di IPB membahas tentang pangan. (Red)

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply