Polda Metro Jaya Tertibkan Kendaraan Yang Dipasangi Rotater Dan Sirine -->

Adsense




Polda Metro Jaya Tertibkan Kendaraan Yang Dipasangi Rotater Dan Sirine

87 Online News
Rabu, 11 Oktober 2017

JAKARTA -  Polda Metro Jaya menggelar operasi gabungan dengan melibatkan Ditlantas, POM TNI, Dishub secara serentak mulai hari ini, Rabu (11/10/2017) di wilayah Polda Metro Jaya dengan target sasaran kendaraan baik roda dua mau pun roda 4 yang menggunakan lampu isyarat (rotator) dan sirine tanpa hak.

Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Budiyanto mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa menggunakan rotari termasuk pelanggaran yang diatur oleh Undang-Undang No 22 th 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam pasal  59 (2) disebutkan  lampu isyarat sebagaimana  dimaksud terdiri merah, biru dan kuning. Lampu istarat warna merah atau biru berfungsi sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama.

Ayat (4) lampu isyarat warna kuning sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan lain. (5) pengguna lampu isyarat dan sirene disebutkan antara lain lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor petugas kepolisian Negara RI. Lampu isyarat warna merah dan  sirene digunakan oleh Ranmor tahanan, pengawalan TNI, pemadam kebakaran, ambulance, palang merah, rescue dan jenazah. 

Sedangkan lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk patroli jalan tol, pengawas sarana prasarana lalu lintas dan  angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan barang khusus.

"Kendaraan bermotor yang dipasang lampu isyarat (rotator)  atau sirene tanpa hak, melanggar pasal 287 ayat (4) yo pasal 59 dan pasal 106 ayat 4 huruf f atau psl 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000," papar Budiyanto. (MTD)

Foto : Ilustrasi