Peran Serta Perusahaan Dalam Membangun Wilayah -->

Adsense




Peran Serta Perusahaan Dalam Membangun Wilayah

87 Online News
Kamis, 12 Oktober 2017

BOGOR (Pojok Redaksi) - Corporate Social Responsibility (CSR), merupakan wacana yang sedang mengemuka di dunia bisnis atau perusahaan. Wacana ini digunakan oleh berbagai perusahaan dalam rangka mengambil peran dalam menghadapi perekonomian menuju pasar bebas. 

Perkembangan pasar bebas yang telah membentuk ikatan-ikatan ekonomi dunia dengan terbentuknya AFTA, APEC dan sebagainya, telah mendorong perusahaan dari berbagai penjuru dunia untuk secara bersama melaksanakan aktivitasnya dalam rangka mensejahterakan masyarakat di sekitarnya.

Sebagaimana hasil Konferensi Tingkat Tinggi Bumi (Earth Summit) di Rio de Jeneiro Brazilia 1992, menyepakati perubahan paradigma pembangunan, dari pertumbuhan ekonomi (economic growth) menjadi pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). 

Dalam perspektif perusahaan, dimana keberlanjutan dimaksud merupakan suatu program sebagai dampak dari usaha-usaha yang telah dirintis, berdasarkan konsep kemitraan dan rekanan dari masing-masing stakeholder. Ada lima elemen sehingga konsep keberlanjutan menjadi penting, diantaranya adalah, Ketersediaan dana, Misi lingkungan, Tanggung jawab sosial, Terimplementasi dalam kebijakan (masyarakat, korporat, dan pemerintah), serta mempunyai nilai keuntungan (Idris, 2005).

Berbagai peristiwa negatif yang menimpa sejumlah perusahaan, terutama setelah reformasi, seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi para pemilik dan manajemen perusahaan untuk memberikan perhatian dan tanggung jawab yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya di sekitar lokasi perusahaan. "Sebab kelangsungan suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh tingkat keuntungan, tapi juga tanggung jawab sosial perusahaan". 

Apa yang terjadi ketika banyak perusahaan didemo, dihujat, bahkan dirusak oleh masyarakat sekitar lokasi pabrik?. Bila ditelusuri, boleh jadi salah satu penyebabnya adalah kurangnya perhatian dan tanggung jawab manajemen dan pemilik perusahaan terhadap masyarakat maupun lingkungan di sekitar lokasi perusahaan. 

"Investor hanya mengeduk dan mengeksploitasi sumber daya alam yang ada didaerah tersebut, tanpa memperhatikan faktor lingkungan. Selain itu, nyaris sedikit atau bahkan tidak ada keuntungan perusahaan yang dikembalikan kepada masyarakat. Justru yang banyak terjadi, masyarakat malah termarginalkan didaerahnya sendiri".

Salah satu contoh, Pamijahan merupakan wilayah yang didalamnya ada tiga perusahaan besar yaitu : Star Energy, Indonesia Power dan PT. JDG, ditambah perusahaan kecil lainnya. "Yang menjadi pertanyaan medasarnya, sejauh mana peran dan tanggung jawab perusahaan tersebut dalam ikut serta membangun wilayah Pamijahan, sebagai bentuk tangung jawab mereka yang berusaha di wilayah pamijahan. 

"Jangan sampai hanya numpang usaha, tapi tidak ada kontribusi terhadap lingkungan. Saya sebagai warga pamijahan mendesak pihak-pihak pelaku usaha agar bisa menunaikan kewajiban tanggung jawab sosial dan lingkungan agar cita-cita pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat bisa terwujud. (Red)

Oleh : Ruhiyat Sujana
Tokoh Pemuda Pamijahan