Breaking News

Pabrik Kembang Api Terbakar, Puluhan Orang Meninggal Dan Luka Bakar

TANGGERANG - Sedikitnya 39 orang tewas dalam peristiwa kebakaran pabrik kembang api kawat PT Panca Buana Cahaya Sukses di Desa Belimbing, RT20/10, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (25/10 /17), sekitar pukul 09.00 WIB.

Muhammad Suhermanto, salah seorang petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar PB) Kabupaten Tangerang menuturkan, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik dalam pabrik tersebut yang diawali oleh sebuah ledakan.

"Dugaan kami, ledakan dipicu oleh api yang mengenai bahan-bahan kimia di dalam pabrik. Ledakan besar itu disusul oleh ledakan kecil lainnya," kata Suhermanto kepada wartawan dilokasi kejadian.

Menurutnya, informasi kebakaran tersbut diterima petugas Damkar PB Kabupaten Tangerang sesaat setelah kejadian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB, setelah pihaknya mengerahkan 10 unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah.

"Menjelang tengah hari petugas telah berhasil memadamkan api, dilanjutkan evakuasi para korban. Dari data sementara, kami mendapatkan sekitar 39 meninggal, 46 luka bakar, 18 orang belum diketahui,"tutur Suhermanto.

Dia menambahkan, kebanyakan korban meninggal serta luka-luka dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang dan Rumah Sakit Mitra Husada. Para korban tewas ditemukan dalam pabrik. Kemungkinan mereka adalah karyawan pabrik.

"Mungkin terjebak didalam saat kebakaran. Jumlah korbannya belum bisa kami pastikan. Tapi kemungkinan besar masih akan bertambah," pungkas Suhermanto.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisari Besar Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih mengidentifikasi para korban kebakaran tersebut. 

"Dari hasil cek di dalam TKP diperkirakan sebanyak 23 orang mayat dengan luka bakar yang sulit dikenali," terangnya.

Pabrik kembang api tersebut diketahui baru berdiri selama dua bulan. Pemilik pabrik bernama Indra Liyono, seorang warga di Jakarta Barat. (DNG)