Aparatur Pemerintahan Desa Dan Kecamatan Pamijahan Di Tes Urin -->

Adsense




Aparatur Pemerintahan Desa Dan Kecamatan Pamijahan Di Tes Urin

87 Online News
Kamis, 05 Oktober 2017

BOGOR - Guna memastikan aparatur pemerintahan bersih dari Narkoba, BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Bogor melakukan tes urine kepada seluruh staff dan Kepala Desa se-Kecamatan Pamijahan, Rabu (04/10/17).

Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Pamijahan itu, dilakukan guna mencegah dan mengantisipasi adanya penyalah gunaan bagi setiap staff yang ada di kantor Kecamatan serta mencegah adanya peredaran narkoba di kalangan masyarakat di desa-desa yang berada diwilayah Kecamatan Pamijahan.

Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat ( P2M ) BNN Kabupaten Bogor, Rika mengatakan, dari hasil peneriksaan tersebut tidak satu pun ditemukan yang terindikasi Narkoba.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan urine yang mengandung Narkoba. Semuanya clear," jelasnya.

Rika menuturkan, kegiatan ini dilakukan sudah sejak bulan Mei lalu, dan telah dilakukan di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Hal itu, dilakukan dalam rangka melaksanakan instruksi dari Bupati Bogor yang mengacu pada surat dari Menhan bahwa ASN atau Pegawai Negeri, Honorer, Kepala Desa, Sekdes adalah aparatur yang bersih dari penggunaan Narkoba. 

Sudah kita lakukan di 12 Kecamatan, hasilnya clear. Aparat pemerintahan diwilayah merupakan publik figur, jadi mereka yang harus membenahi mulai dari dirinya sendiri,"tutur Rika.

Dia menambahkan, dilaksanakannya pemeriksaan urine di kecamatan Pamijahan ini bukan berarti Kecamatan tersebut sebagai target, melainkan sebagai contoh yang diambil diwilayah Barat Kabupaten Bogor, yakni Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Cibungbulang.

"Sebagai bentuk tindakan Prefentive atau pencegahan, kita akan komunikasikan dengan atasannya jika ada yang terindikasi,"ucapnya.

Sementara itu, Sekcam Pamijahan Dedi Supriadi SE. MM mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BNN Kabupaten Bogor ini.

"Manfaatnya banyak, yang pertama dalam rangka pemberian pembelajaran khususnya terhadap staff dan masyarakat pada umumnya agar tidak terkontaminasi dengan Narkoba. Ke dua, merupakan seleksi bagi para pegawai. Kalau aparatur pemerintahan diwilayah sudah terkontaminasi dengan Narkoba, maka Bangsa ini bisa celaka," tutupnya.

Reporter: Ipay