Polisi Tingkatkan Proses Hukum Camat Taman Sari -->

Adsense




Polisi Tingkatkan Proses Hukum Camat Taman Sari

87 Online News
Kamis, 31 Agustus 2017

CIBINONG - Masyarakat Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu di hebohkan oleh berita di berbagai media tentang penganiyaan yang dilakukan oleh Camat Tamansari, Ahmad Sopian terhadap sekretarisnya, Ridwan (korban-red).

Setelah lama tidak terdengar, ternyata kasus ini sedang dalam penyelidikan kepolisian Polres Bogor melalui unit 1 Satreskrim Polres Bogor yang di tingkatkan menjadi penyidikan. Hal itu diungkapkan kuasa hukum korban, R Anggi Triana Ismail melalui siaran persnya, Kamis (31/08).

Menurut Anggi, dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Saudara Achmad (selaku camat Tamansari), mendapat perkembangan yang signifikan dari Kepolisian Resor Bogor dalam hal ini unit I satreskrim Polres Bogor.

Dikatakannya, dimulai dari proses peningkatan proses hukum, dari penyelidikan ke penyidikan berjalan secara profesional sebagaimana Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), yang mana hal itu telah berpegang teguh pada perkap No. 14 tahun 2012 tentang manajemen penyidikan dan Perkabareskrim No 3 tahun 2014 tentang pelaksanaan penyidikan.

"Kami kuasa hukum saudara Ridwan (sekcam tamansari) sangat mengapresiasi langkah kerja profesional yang dilakukan penyidik unit I Polres Bogor," ungkapnya.

Tidak sampai disitu lanjutnya,  setelah adanya peningkatan proses hukum dari penyelidikan ke penyidikan tertanggal 21 Agustus 2017, Unit I Satreskrim Polres Bogor pun telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya Penyidikan (SPDP) berdasarkan Nomor B/183/VIII/2017/Reskrim, kepada Kejaksaan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor.

Akan tetapi ungkapnya, proses penegakan hukum pidana (Criminal Justice System) tidak hanya sampai disini, masih berjalan sampai dimana ketukan keadilan melalui palu hakim yang berketuk dengan mengaluarkan keputusan hukum yang memiliki kekuatan hukum (inkracht van gewijsde).

"Minggu depan, besar kemungkinan kami kuasa hukum saudara Ridwan (Sekcam Tamansari) akan melakukan pengaduan ke Inspektorat kepegawaian dan atau BKPP Kabupaten Bogor. Berdasarkan SPDP yang telah dikirim oleh penyidik Unit I Satreskrim Polres Bogor, Poin 2 menyebutkan sebagai berikut :

Dengan ini diberitahukan bahwa pada hari selasa 24 Agustus 2017, telah dimulai penyidikan tindak pidana penganiayaan dan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan atau membiarkan sesuatu perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 dan 335 KUHP, atas nama "Tersangka" : Nama Drs. Achmad Sofyan, MM.

"Kita buktikan, bahwa hukum bukanlah komoditas antara kekuasaan dan uang. Kami akan kawal terus perkara ini sampai klien kami mendapat sebuah kepastian hukum (recht zekerheid)," pungkas Anggi Triana Ismail.

Reporter : Sumburi
Editor      : Ibra Hr