Breaking News

Buang Sampah Sembarangan Di Bogor Bakal Kena Sangsi

CIBINONG - Kepala bidang pengelolaan sampah pada DLH Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menerapkan sanksi tindakan pidana ringan (Tipiring) bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan sesuai dengan perda ketertiban umum.

"Untuk saat ini, kita masih mengacu kepada perda ketertiban umum, nantinya yang menentukan besaran denda dari pihak pengadilan. Sedangkan kalau mengacu kepada perda pengelolaan sampah tahun 2014, besaran denda Rp 50 juta atau kurungan penjara selama 6 bulan," jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/8/17).

Menurutnya, pemberlakukan sanksi tersebut sebagai bagian pembinaan kepada masyarakat sekaligus untuk memberikan efek jera, agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat.

"Untuk tahap awal, tipiring ini bukan berupa sangsi denda, melainkan penangkapan dan memberi edukasi. Tetapi jika pelanggar masih melakukan hal yang sama, baru kita kenakan denda," ungkap Atis Tardiana.

Dia berharap dengan diberlakukannya sanksi itu, masyarakat akan berpikir berkali-kali untuk membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga secara perlahan hal itu bisa merubah kebiasaan masyarakat.

"Kita akan coba di lima titik wilayah diantaranya, Jembatan dan sepanjang jalan arah Bambu Kuning, di Fly Over Cibinong, Gunung Putri dan dua titik diwilayah Bojonggede, dengan menempatkan minimal dua orang petugas Satpol PP dan satu petugas dari dinas lingkungan hidup setiap hari selama 7 hari berturut-turut," paparnya.

Dikatakan, dari hasil pemeriksaan sampah yang dibuang di jembatan Jalan Raya Bambu Kuning, adalah sampah para pedangang. "Kalau memungkinkan, rencananya kita akan mengoprasikan truk sampah pada malam hari untuk mengangkut sampah-sampah dari para pedagang. Tentunya dengan memberlakukan tarif retribusi sampah," imbuhnya.

Disamping itu, Atis menambahkan, saat ini pihaknya akan membuat kavling untuk kegiatan jumat bersih (Jumsih) yang dilakukan oleh seluruh SKPD, kegiatan tersebut dimulai dari jalan keluar Tol Sentul hingga Lingkar Stadion Pakansari.

"Ada sekitar 39 kavling yang dibagi rata dengan semua SKPD, nantinya SKPD ini setiap hari jumat mengadakan jumsih dilokasi yang sudah di sediakan mulai dari jalan alternatif Sentul sampai Stadion Pakan Sari," pungkasnya. (IB)