» » » » » » Rumah Kades Ini Dirobohkan Warganya, Ada Apa Ya??

SUKABUMI - Warga Kampung Cikahuripan, beramai-ramai merobohkan Rumah Kepala Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Saat warga melakukan aksi tersebut, lelaki yang merupakan Kepala Desa (Kades) Cikahuripan, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi itu sedang menghadiri acara resepsi pernikahan warganya, Jaro Midun kaget bukan kepalang saat istrinya menelepon dan mengabarkan bahwa rumahnya dirobohkan warga. 

Midun pun bergegas menuju rumahnya untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya di halaman rumah, Kades Cikahuripan itu bingung seraya menghambur menemui kerumunan warga yang sedang membongkar kediamannya dan menanyakan alasan warga mengapa mereka membongkar rumahnya.

Ujang, salah seorang warga menjelaskan, mereka merobohkan rumah Sang Kades tersebut karena merasa prihatin melihat kondisi rumah kediaman kepala desa yang sudah tidak layak huni. Ujang dan kawan kawan sengaja tidak memberitahukan niat mereka itu ke Jaro Midun.

"Kami mengumpulkan sejumlah waga dan diam-diam mendatangi rumah Jaro Midun. Tanpa banyak bicara, kami pun merobohkan dan terus dilanjutkan untuk merenovasinya," tutur Ujang.

Menurutnya, awal keprihatinan warga muncul saat mereka datang untuk bersilaturahim ke kediaman Kades, hari kedua lebaran lalu. Saat bersilaturahim itulah hujan deras turun dan warga pun menyaksikan rumah tersebut bocor di sana-sini, nyaris di setiap sudut bagian rumah. 

Saat beberapa warga mencoba membetulkan atap yang bocor, ternyata beberapa bagian kayu penopang pun atap sudah lapuk dan nyaris runtuh. 

"Kami dan kawan-kawan merasa sedih dan terharu, kades yang banyak berjuang untuk mensejahterakan warganya, malah kediamannya sendiri nyaris roboh dan tidak layak huni," ungkapnya.

Ujang menambahkan, ratusan rumah warga yang tidak layak huni sudah direnovasi berkat upaya Kades yang menggedor bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi. Namun, justru Midun malah tidak peduli akan kondisi rumahnya sendiri.

Hal serupa diungkapkan Yedi, warga lainnya. Menurutnya, Jaro Midun merupakan Kepala desa yang sangat peduli kemajuan desa serta kesejahteraan warganya. Sejak sebelum adanya dana desa dari pemerintah pusat, Jaro Midun sangat aktif mengajukan proposal untuk pembangunan infrastruktur desa diberbagai bidang diantaranya, irigasi desa, jalan desa, bedah rumah untuk warga miskin, dan memperjuangkan pelabuhan pendaratan ikan untuk kemudahan usaha nelayan di desanya. 

"Sayangnya, perjuangan Midun membantu nelayan terbentur oleh kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait moratorium pembangunan pelabuhan perikanan," ungkapnya.

Sementara itu, saat ditanyakan tanggapannya terkait aksi warga yang merobohkan rumahnya, Midun mengaku hanya bisa pasrah karena saat dirinya datang, aksi itu sudah berlangsung. Ia mengaku terharu dan sangat menghargai upaya warganya yang bergotong-royong memperbaiki rumah kediamannya, termasuk urunan pendanaan.

"Saat ini, sementara rumah belum selesai di renovasi, saya sekeluarga terpaksa menumpang di rumah tetangga," ujar Jaro Midun. (CTR 03)

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply