Breaking News

Promosikan Destinasi Wisata, Disbudpar Kabupaten Bogor Selenggarakan Fam Trip

KAB.BOGOR - Untuk mempromosikan sejumlah tempat wisata agar lebih dikenal oleh dunia luar, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) menyelenggarakan kegiatan Familiarization trip (Fam Trip) atau perjalanan menuju beberapa obyek wisata yang ada di Kabupaten Bogor, bersama puluhan awak media cetak, online dan elektronik, Rabu 12 Juli hingga Jumat 14 Juli 2017.

Ada pun tempat wisata yang dikunjungi diantaranya, Wisata Panorama Pabangbon yang terletak di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwi Liang serta destinasi wisata lainnya diantaranya Villa Aman Disini, Rumah Makan Kampung Koneng diwilayah Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang dan Bath Theresia Senior Living Hotel dan Resort diwilayah Desa Pasir Angin, Kecamatan Mega Mendung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Drs. Rahmat Surdjana menjelaskan, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya yakni tahun 2016 lalu melakukan hal serupa diwilayah Timur Kabupaten Bogor.

"Kegiatan ini merupakan kedua kalinya. Semoga setelah penyelenggaraan fam trip ini beberapa tempat wisata yang telah dipromosikan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan dan
kualitasnya semakin baik. Selaku pemangku kebijakan, Disbudpar ingin industri pariwisata di Kabupaten Bogor lebih maju sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat," tuturnya, saat memberikan sambutan dihadapan para awak media di Olympic Renotel, Sentul, Rabu (12/7/17).

Menurutnya, ditahun 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor mencapai 8.700.000 wisatawan sehingga Kabupaten Bogor masuk dalam 10 besar. Jumlah tersebut belum termasuk wisatawan yang berkunjung ke hotel. Tahun 2017 ini, pihaknya berharap bisa meraih penghargaan destinasi wisata untuk mengalahkan RRC dan Tiongkok yang rencananya penyerahan penghargaan tersebut akan diselenggarakan di Vietnam.

Disamping itu, lanjut Rahmat Sutdjana, untuk lebih banyak menarik kunjungan wisatawan, infrastruktur menuju tempat-tempat wisata harus lebih dioptimalkan dan Sadar wisata bagi masyarakat harus ditingkatkan.

"Hal ini perlu adanya kerjasama pemerintah dan masyarakat serta pramu wisata yang memiliki wawasan luas dalam hal ilmu pengetahuan dan pemahaman tentang Bogor serta komunikasi yang baik, juga menerapkan sadar wisata bagi masyarakat agar wisatawan merasa aman dan nyaman," paparnya.

Dikatakannya, 90 persen wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bogor merupakan wisatawan dari Jabodetabek, sisanya dari Asean dan Timur Tengah.

"Kedepan, Disbudpar akan melakukan kerjasama dengan daerah lain seperti Jogja, Batam dan daerah lainnya di bidang industri pariwisata sehingga dapat terwujudnya industri pariwisata terbanyak di Kabupaten Bogor untuk menarik wisatawan lainnya seperti dari Eropa dan Barat,"kata Kadisbudpar.

Dia menambahkan, sebagian besar potensi wisata di Kabupaten Bogor ini dimiliki oleh perhutani. Ia berharap kerjasama yang baik ini dari tahun ketahun dapat meningkat. Pihaknya juga berencana akan melakukan studi banding ke lokasi wisata di daerah lain, seperti Jogja dan Malang.

"Dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor, juga diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu, semua liding sektor harus bekerjasama mendukung dan juga mempunyai visi dan misi yang sama," pungkas Rahmat Surjana. (IB)